Beberapa film horror sering dibubuhi keterangan "Berdasarkan Kisah Nyata". Namun tak sedikit yang menjadikannya hanya sebagai trik agar film tersebut laris. Cukup susah membedakan film yang terinspirasi kejadian sesungguhnya atau hanya rekaan saja. Namun, setidaknya 5 judul fim di bawah ini benar-benar dibuat berdasar kisah nyata seperti dilansir situs apakabardunia.
1. The Amityville Horror
Film ini mengisahkan pasangan suami-isteri John dan Kathy Lutz beserta anak-anak mereka yang membeli rumah di Long Island. Rumah tersebut ternyata menjadi lokasi pembunuhan masal bertahun-tahun lalu. Keluarga Lutz pun diteror oleh berbagai kejadian seram dan dipaksa pergi oleh hantu dari rumah mereka.
Film ini diangkat dari kisah nyata George dan Kathy Lutz (pada film, nama sang suami George diganti menjadi John) berdasarkan pengalaman mereka saat membeli rumah di Amityville. Pasangan suami-isteri ini mendengar berbagai suara aneh meskipun siang hari. Mereka juga melihat lendir berwarna hijau mengalir keluar dari dinding rumah, sehingga keluarga Lutz berlari keluar rumah ketakutan.
2. The Entity
Film Entity termasuk film horror konsumsi dewasa, yang bercerita tentang Carla Morgan, seorang ibu tunggal dengan tiga anak. Ia diperkosa berulang kali oleh hantu aneh di rumahnya. Film ini diangkat dari kisah nyata Doris Bither yang tinggal di Culver City, California. Pada tahun 1974 paranormal Kerry Gaynor dan Barry Taff dipanggil karena Bither mengaku telah mengalami kekerasan fisik seksual oleh mahluk halus.
Gaynor dan Taff menyaksikan benda-benda bergerak di rumahnya, termasuk foto penampakan cahaya mengambang. Tetapi mereka tidak pernah melihat penyerangan hantu terhadap Bither. Gangguan hantu berkurang setelah Bither dan keluarga pindah rumah.
3. The Exorcism of Emily Rose
Film Exorcism mungkin jadi film horror paling populer. Kisahnya sendiri terinspirasi dari pengalaman hidup seorang gadis Jerman 16-tahun bernama Annelise Michel. Ia mengalami kerasukan yang parah, menyiksa diri sendiri, kelaparan hingga kelumpuhan.
Penderitaanya berlangsung hingga 7 tahun hingga akhinya dua imam dipanggil dan melakukan eksorsisme - ritual pengusiran roh jahat. Mereka menyatakan bahwa Michel dirasuki banyak hantu. Michel akhirnya meninggal bulan Juli 1976 karena kelaparan. Orang tua dan dua imam tadi diajukan ke pengadilan dengan dugaan pembunuhan. Kisah Annelise Michel yang kemudian diangkat ke dalam film, nama tokoh diganti menjadi Emily Rose. Namun, plot cerita berjalan serupa dengan kejadian nyata.
4. Wolf Creek
Sebenarnya fim Wolf Creek tidak termasuk film horror yang berkaitan langsung dengan para hantu, melainkan pembunuh berantai. Dalam film diceritakan tiga pengelana (backpackers) disandera oleh seorang psikopat gila.
Film ini diangkat dari kisah Ivan Milat, seorang pembunuh berantai yang bertanggung jawab atas kematian tujuh backpackers di sekitar Belanglo State Forest, Australia sekitar tahun 90an. Milat menguntit pejalan kaki sebelum akhirnya ia menembak, menusuk, mencekik atau memukul korbannya sampai mati. Pihak berwajib cukup kesulitan menangkap Milat karena tak ada motif atau pola tertentu saat melakukan kejahatan, selain tujuan psikopat ini hanya satu: membunuh.
5. The Haunting in Connecticut
Film ini bercerita tentang keluarga Campbell yang terpaksa pindah ke sebuah tempat bekas kamar mayat. Ini dilakukan agar mereka bisa dengan cepat pergi ke rumah sakit tempat anak mereka dirawat karena kanker. Ternyata bekas kamar mayat tersebut penuh kekuatan jahat, mereka pun dihantui berbagai teror menyeramkan.
Film ini terinspirasi pada kisah Carmen Snedecker dan keluarganya yang pindah ke Connecticut pada era 80-an agar lebih dekat dengan anak mereka Phillip, yang menerima perawatan kanker di rumah sakit. Ternyata kondisi Phillip menjadi tidak menentu dan mengklaim bahwa rumah itu berhantu, namun orang tuanya percaya bahwa ia mengalami skizofrenia.
Killers garapan The Mo Brothers (Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto) denganUshiyama Takuji (produser dari studio film legendaris Jepang, Nikkatsu) bakal tayang di enam negara. Di negara mana saja? Yang pasti penonton di Indonesia, Jepang dan Amerika bakal menikmati akting Oka Antara, Kazuki Kitamura, Luna Maya dan Ray Sahetapy dalam kisah Killers.

Bayu dan Dina, pasangan suami-istri, yang diperankan oleh Oka Antara dan Luna Maya. (Sumber foto: Killers)
Produksi Killers sendiri sudah kelar digarap dan siap dirilis pada 31 Oktobermendatang di Indonesia. Rencananya setelah tayang di Indonesia, film yang juga dibintangi oleh Rin Takanashi (aktris Jepang yang sempat berakting dalam film peraih nominasi Palem Emas di Festival Film Cannes 2012, Like Someone In Love, garapan Abbas Kiarostami), ini akan dirilis di Jepang pada Februari 2014.

Salah satu adegan antara Nomura dan Hisae (Rin Takanashi) dalam film Killers. (Sumber foto: Killers)
Selain di Jepang, perusahaan penjualan yang berbasis di Amerika, XYZ Films, juga telah membuat kesepakatan dengan beberapa distributor film dari berbagai negara ketika di European Film Market (EFM) pada Februari lalu. Para distributor yang sudah resmi memegang hak edar Killers tersebut, yakni Tiberius untuk Jerman, Wild Side untuk Prancis, Calinos untuk Turki, dan Sundream untuk Hong Kong.
Paska kesuksesan The Raid (Gareth Evans), film-film Indonesia
mengalami kemajuan dalam berbagai aspek kualitas. Diakui atau tidak,
mulai banyak penggiat bisnis dunia entertainment yang “gerah” dengan fenomena ini. Seolah tidak ingin kalah pamor, ada beberapa produser yang “berani” bermain budget demi memproduksi film “tandingan” The Raid, meskipun berbeda genre.
“Jangan remehkan film Indonesia,” begitulah pernyataan salah satu produser tersebut. Penulis yang memang mengamati perkembangan film Tanah Air, tersenyum setelah membaca statement itu di salah satu media cetak. Side effect The Raid memang masih terasa hingga kini.
Sekuel 'The Raid', 'Berandal' telah memulai proses syuting pada 19 Januari lalu. Bagi Anda yang penasaran melihat kelanjutan ceritanya, simak beberapa fakta menarik tentang film tersebut.
1. Julie Estelle Perankan 'Hammer Girl'
Hammer Girl adalah karakter baru yang ditambahkan sutradara Gareth Evans untuk 'Berandal'. Yang menjadi kejutan, pemeran karakter female fighter tersebut adalah Julie Estelle.
Selain memiliki kemampuan bertarung, karakter Julie juga memiliki senjata berupa palu dalam setiap aksinya. Wah, makin penasaran kan melihat aksi Julie?
2. Lingkup Cerita Lebih Besar dengan Aksi Lebih Dahsyat
Sebelum menggarap 'The Raid', Gareth memang sudah menyiapkan cerita untuk sekuelnya. Koreografi silat dan para petarung profesional juga sudah disiapkan sejak lama.
"Untuk sekuel The Raid saya ingin menampilkan kejar-kejaran mobil. Jadi kita memiliki adegan perkelahian keren di mana Anda masuk ke mobil, berjuang melawan empat orang, seperti itu ngebut sepanjang perjalanan," ujar Gareth beberapa waktu lalu.
3. Biaya Produksi Mencapai Rp 26,9 Miliar
Gareth Evans mengaku menyiapkan dana sekitar US$ 3 juta atau sekitar Rp 26,9 miliar untuk 'Berandal'. Sutradara asal Wales itu menyiapkan dana US$ 2 juta lebih besar dari 'The Raid' karena lingkup cerita yang lebih luas dari film pertama.
Selain itu, 'Berandal' juga memakai banyak bintang terkenal Tanah Air. Tio Pakusadewo akan berperan sebagai mafia sadis dengan bantuan Alex Abbad, ditambah penampilan Mathias Muchus, Arifin Putra, dan Oka Antara.
4. Yayan Ruhiyan si 'Mad Dog' Akan Kembali
Yayan Ruhian yang berperan bengis sebagai Mad Dog akan kembali membintangi 'Berandal' sebagai karakter baru yang masih dirahasiakan namanya. Ada pula Cecep Arif Rahman, aktor anyar yang mendalami silat Panglipur.
5. Adegan Pertama 'Berandal'
Adegan pertama di 'Berandal' akan mengambil latar cerita dua jam setelah akhir 'The Raid'. Seperti diketahui, di akhir film itu karakter Rama yang diperankan Iko Uwais berhasil keluar hidup-hidup dari apartemen maut markas gerombolan penjahat paling berbahaya di Jakarta.
“The first scene takes place two hours after the first film ends,” terang Gareth melalui Twitter.
Sumber: http://hot.detik.com/movie/read/2013/02/04/104104/2160249/229/5-fakta-maut-dari-sekuel-the-raid-berandal
“Jangan remehkan film Indonesia,” begitulah pernyataan salah satu produser tersebut. Penulis yang memang mengamati perkembangan film Tanah Air, tersenyum setelah membaca statement itu di salah satu media cetak. Side effect The Raid memang masih terasa hingga kini.
Sekuel 'The Raid', 'Berandal' telah memulai proses syuting pada 19 Januari lalu. Bagi Anda yang penasaran melihat kelanjutan ceritanya, simak beberapa fakta menarik tentang film tersebut.
1. Julie Estelle Perankan 'Hammer Girl'Hammer Girl adalah karakter baru yang ditambahkan sutradara Gareth Evans untuk 'Berandal'. Yang menjadi kejutan, pemeran karakter female fighter tersebut adalah Julie Estelle.
Selain memiliki kemampuan bertarung, karakter Julie juga memiliki senjata berupa palu dalam setiap aksinya. Wah, makin penasaran kan melihat aksi Julie?
2. Lingkup Cerita Lebih Besar dengan Aksi Lebih DahsyatSebelum menggarap 'The Raid', Gareth memang sudah menyiapkan cerita untuk sekuelnya. Koreografi silat dan para petarung profesional juga sudah disiapkan sejak lama.
"Untuk sekuel The Raid saya ingin menampilkan kejar-kejaran mobil. Jadi kita memiliki adegan perkelahian keren di mana Anda masuk ke mobil, berjuang melawan empat orang, seperti itu ngebut sepanjang perjalanan," ujar Gareth beberapa waktu lalu.
3. Biaya Produksi Mencapai Rp 26,9 MiliarGareth Evans mengaku menyiapkan dana sekitar US$ 3 juta atau sekitar Rp 26,9 miliar untuk 'Berandal'. Sutradara asal Wales itu menyiapkan dana US$ 2 juta lebih besar dari 'The Raid' karena lingkup cerita yang lebih luas dari film pertama.
Selain itu, 'Berandal' juga memakai banyak bintang terkenal Tanah Air. Tio Pakusadewo akan berperan sebagai mafia sadis dengan bantuan Alex Abbad, ditambah penampilan Mathias Muchus, Arifin Putra, dan Oka Antara.
4. Yayan Ruhiyan si 'Mad Dog' Akan KembaliYayan Ruhian yang berperan bengis sebagai Mad Dog akan kembali membintangi 'Berandal' sebagai karakter baru yang masih dirahasiakan namanya. Ada pula Cecep Arif Rahman, aktor anyar yang mendalami silat Panglipur.
5. Adegan Pertama 'Berandal'Adegan pertama di 'Berandal' akan mengambil latar cerita dua jam setelah akhir 'The Raid'. Seperti diketahui, di akhir film itu karakter Rama yang diperankan Iko Uwais berhasil keluar hidup-hidup dari apartemen maut markas gerombolan penjahat paling berbahaya di Jakarta.
“The first scene takes place two hours after the first film ends,” terang Gareth melalui Twitter.
Sumber: http://hot.detik.com/movie/read/2013/02/04/104104/2160249/229/5-fakta-maut-dari-sekuel-the-raid-berandal
Meski diluncurkan pada Desember 2012, film Habibie Ainun dinobatkan
sebagai film terlaris di tahun 2012. Hal ini dikarenakan film arahan
sutradara Faozan Rizal ini mampu mendatangkan lebih dari 4 juta penonton
untuk menyaksikan film yang menggambarkan kisah cinta mantan Presiden
BJ Habibie.
Ternyata pencapaian tersebut melebihi dua film Hollywood berskala besar yang menginvasi bioskop Indonesia di awal 2013. “Film itu lebih banyak penontonnya dari Iron Man 3 dan Fast and Furious 6,” ujar Coorporat Secretary Cinema 21 kepada detikHOT.
Menurut Catherine, ‘Iron Man 3′ mampu mendatangkan 3 jutaan penonton. Sementara ‘Fast and Furious 6′ yang dibintangi aktor Indonesia Joe Taslim berhasil menyedot hampir 2 juta penonton.
“Senang melihat film Indonesia mencetak hasil bagus, karena kalau film Indonesia sepi penonton, kita juga yang paling dirugikan,” ucapnya.
Dalam periode Mei-Agustus, beberapa pembuat film Indonesia mungkin cemas bila filmnya dijadwalkan tayang bersamaan dengan film musim panas Hollywood. Bukan saja takut sepi penonton, melainkan kekhawatiran akan jatah layar.
Tetapi, Cinema 21 menegaskan bahwa pihaknya tak akan membedakan jatah layar antara film lokal ataupun film impor. Kebijakan yang mereka buat berlaku umum tanpa diskriminasi.
“Ketika ‘Habibie & Ainun’ serta ’5 Cm’ meledak, kami juga tayangkan di 464 layar, dan menurunkan ‘The Hobbit’ yang waktu itu sebenarnya cukup bagus,” tegasnya dalam kesempatan yang berbeda.
Sementara mengenai usul pembedaan harga tiket bioskop antara film Hollywood dan film Indonesia, menurut Catherine para produser film Indonesia merasa keberatan.
Sumber: http://www.solopos.com/2013/06/28/film-habibie-ainun-sedot-4-juta-penonton-habibie-ainun-kalahkan-iron-man-dan-fast-six-420869
Ternyata pencapaian tersebut melebihi dua film Hollywood berskala besar yang menginvasi bioskop Indonesia di awal 2013. “Film itu lebih banyak penontonnya dari Iron Man 3 dan Fast and Furious 6,” ujar Coorporat Secretary Cinema 21 kepada detikHOT.
Menurut Catherine, ‘Iron Man 3′ mampu mendatangkan 3 jutaan penonton. Sementara ‘Fast and Furious 6′ yang dibintangi aktor Indonesia Joe Taslim berhasil menyedot hampir 2 juta penonton.
“Senang melihat film Indonesia mencetak hasil bagus, karena kalau film Indonesia sepi penonton, kita juga yang paling dirugikan,” ucapnya.
Dalam periode Mei-Agustus, beberapa pembuat film Indonesia mungkin cemas bila filmnya dijadwalkan tayang bersamaan dengan film musim panas Hollywood. Bukan saja takut sepi penonton, melainkan kekhawatiran akan jatah layar.
Tetapi, Cinema 21 menegaskan bahwa pihaknya tak akan membedakan jatah layar antara film lokal ataupun film impor. Kebijakan yang mereka buat berlaku umum tanpa diskriminasi.
“Ketika ‘Habibie & Ainun’ serta ’5 Cm’ meledak, kami juga tayangkan di 464 layar, dan menurunkan ‘The Hobbit’ yang waktu itu sebenarnya cukup bagus,” tegasnya dalam kesempatan yang berbeda.
Sementara mengenai usul pembedaan harga tiket bioskop antara film Hollywood dan film Indonesia, menurut Catherine para produser film Indonesia merasa keberatan.
Sumber: http://www.solopos.com/2013/06/28/film-habibie-ainun-sedot-4-juta-penonton-habibie-ainun-kalahkan-iron-man-dan-fast-six-420869
1. The Raid
Dunia perfilman Indonesia yang baru saja menghebohkan dunia lewat film the Raid, penayangan perdana di hollywood mendapat sambutan luar biasa dari insan perfilman, bahkan tidak hanya di amerika film tersebut mendapat apresiasi tinggi, di Kanada,Australia yang juga menjadi negara tempat penayangan perdana secara serempak selalu disesaki penonton.
Sebelum beredar di bioskop, ‘the Raid’ yang diproduksi tahun 2011 telah mendulang beragam penghargaan bergengsi di kancah perfilman internasional, seperti Cadillacs People’s Choice Award,di Toronto international film festival 2011, dan the Best Film sekaligus Audience Award di Jameson Dublin International Film Festival 2012. ‘The Raid’ juga ikut serta dalam festival film Sundance 2012, dan menjadi salah satu karya yang paling disukai panitia Sundance.
2. Pintu Terlarang
Gebrakan pada dunia film internasional dilakukan film Indonesia lainnya yakni, pintu terlarang. Sebenarnya film bergenre horor yang dibintangi aktor Fachri Albar ini kurang mendapat apresiasi di Indonesia. Namun film yang dirilis pada tahun 2009 tersebut cukup menerima penghargaan di internasional.
Bahkan ‘Pintu Terlarang’ terpilih dan diputar pada ajang Intenational Film Festival Rotterdam ke 38 pada 21 Januari hingga 1 februari 2009 silam, dan penghargaan cukup membanggakan diraih di Fantastic Film Festival. Dalam festival yang digelar di Korea Selatan 16 hingga 26 Juli tersebut, ‘Pintu Terlarang’ mendapat penghargaan Best of Puchon atau salah satu kategori film terbaik.
Selain Fachri Albar, film ini melibatkan artis ternama lainnya seperti Marsha Timothy, Ario Bayu, Tio Pakusadewo, dan Henidar Amroe, cerita film ini diadapasi dari novel berjudul sama, karya Sekar Ayu Asmara.
3. Daun Di atas Bantal
Film yang kurang diminati di negeri sendiri tapi mendapat apresiasi tinggi di luar negeri juga diterima film daun di atas bantal. Film karya sutradara Garin Nugroho yang diproduksi tahun 1998 ini sempat terhenti pembuatannya akibat krisis ekonomi yang melanda indonesia pada 1987 silam.
Film yang di produksi oleh Christine Hakim tersebut akhirnya diselesaikan di Australia. Film yang mengisahkan seorang ibu dengan tiga anak jalanan itu selesai berkat adanya bantuan dari pihak ketiga, seperti Hubert Bals Fund, NHK, dan lainnya.
Walaupun penggarapannya sempat terhenti, namun film tersebut dianggap memiliki kualitas sebagai film festival secara penggarapan. Terbukti dengan beberapa penghargaan intenasional yang diraih daun di atas bantal.
Pada ajang asia Pacific Film Festival pada tahun 1998, ‘Daun di Atas Bantal’ dinobatkan sebagai film terbaik,dan Christine Hakim sebagai aktris terbaik. Menjadi unggulan dalam kategori Silver Screen Award Best Asian Feature film pada Singapore International Film Festival pada 1999. Sementara sutradara Garin Nugroho memperoleh Special Jury Prize pada Tokyo International Film festival 1998.
4. Laskar Pelangi
Film Indonesia lainnya yang mendapat banyak penghargaan internasional yakni Laskar Pelangi. Film yang diadopsi dari novel laris karya Andrea Hirata dengan judul yang sama juga menjadi salah satu film yang diputar pada festival film international fukuoka 2009 di Jepang.
film yang disutradarai Riri Riza itu juga diputar di barcelona asian film festival 2009 di spanyol,singapore international film festival 2009, 11th Udine Far East Film Festival di Italia, dan Los Angeles Asia Pacific Film Festival 2009 di Amerika Serikat.
Bahkan studio film di negara seperti, Namibia, Spanyol, Italia, Hongkong, Singapura, Jerman, Amerika, Australia, dan Portugal beramai-ramai menayangkan film tentang mimpi 10 anak di desa terpencil dalam mengenyam pendidikan tersebut.
Setelah rilis pada tahun 2008, ‘Laskar Pelangi’ meraih penghargaan the Golden Butterfly Award untuk kategori film terbaik di International Festival of Film for Children dan Young Adults di Hamedan, Iran. Menjadi nominasi film terbaik di Berlin International Film Festival 2009, serta editor terbaik asian film 2009 di Hongkong.
5. Pasir Berbisik
Film Indonesia lainnya yang berhasil mencuri perhatian dunia yakni, ‘Pasir Berbisik’. Film yang disutradarai Nan Achnas ini mengambil latar keindangan Gunung Bromo. Selain ketajaman ide cerita, pesona keindahan alam Gunung Bromo membuat film ini memiliki daya tarik luar biasa.
Belum lagi akting dari aktris senior Christine Hakim dengan aktris muda kala itu, Dian Sastro Wardoyo, dinilai pengamat film di tanah air, membuat ‘Pasir Berbisik’ terasa lebih hidup dan enak dinikmati. Totalitas artis papan atas lainnya seperti, Didi Petet, Dik Doang, Slamet Raharjo, Mang Udel, dan Dessy Fitri memperlihatkan film Indonesia juga memiliki kelas tersendiri.
Setelah cukup mendapat perhatian dari insan film di tanah air, ‘Pasir Berbisik’ mampu meraih penghargaan internasional, seperti Best Cinematography Award, Best Sound Award, dan Jury’s Special Award for Most Promising Director untuk Festival Film Asia Pacifik 2001, artis wanita terbaik, Festival Film Asiatique Deauville 2002. Artis wanita terbaik pada Festival Film Antarbangsa Singapura ke-15
Sumber: http://pulsk.com/129143/5-Film-Indonesia-yang-berhasil-mendunia.html
Dunia perfilman Indonesia yang baru saja menghebohkan dunia lewat film the Raid, penayangan perdana di hollywood mendapat sambutan luar biasa dari insan perfilman, bahkan tidak hanya di amerika film tersebut mendapat apresiasi tinggi, di Kanada,Australia yang juga menjadi negara tempat penayangan perdana secara serempak selalu disesaki penonton.
Sebelum beredar di bioskop, ‘the Raid’ yang diproduksi tahun 2011 telah mendulang beragam penghargaan bergengsi di kancah perfilman internasional, seperti Cadillacs People’s Choice Award,di Toronto international film festival 2011, dan the Best Film sekaligus Audience Award di Jameson Dublin International Film Festival 2012. ‘The Raid’ juga ikut serta dalam festival film Sundance 2012, dan menjadi salah satu karya yang paling disukai panitia Sundance.
2. Pintu TerlarangGebrakan pada dunia film internasional dilakukan film Indonesia lainnya yakni, pintu terlarang. Sebenarnya film bergenre horor yang dibintangi aktor Fachri Albar ini kurang mendapat apresiasi di Indonesia. Namun film yang dirilis pada tahun 2009 tersebut cukup menerima penghargaan di internasional.
Bahkan ‘Pintu Terlarang’ terpilih dan diputar pada ajang Intenational Film Festival Rotterdam ke 38 pada 21 Januari hingga 1 februari 2009 silam, dan penghargaan cukup membanggakan diraih di Fantastic Film Festival. Dalam festival yang digelar di Korea Selatan 16 hingga 26 Juli tersebut, ‘Pintu Terlarang’ mendapat penghargaan Best of Puchon atau salah satu kategori film terbaik.
Selain Fachri Albar, film ini melibatkan artis ternama lainnya seperti Marsha Timothy, Ario Bayu, Tio Pakusadewo, dan Henidar Amroe, cerita film ini diadapasi dari novel berjudul sama, karya Sekar Ayu Asmara.
3. Daun Di atas BantalFilm yang kurang diminati di negeri sendiri tapi mendapat apresiasi tinggi di luar negeri juga diterima film daun di atas bantal. Film karya sutradara Garin Nugroho yang diproduksi tahun 1998 ini sempat terhenti pembuatannya akibat krisis ekonomi yang melanda indonesia pada 1987 silam.
Film yang di produksi oleh Christine Hakim tersebut akhirnya diselesaikan di Australia. Film yang mengisahkan seorang ibu dengan tiga anak jalanan itu selesai berkat adanya bantuan dari pihak ketiga, seperti Hubert Bals Fund, NHK, dan lainnya.
Walaupun penggarapannya sempat terhenti, namun film tersebut dianggap memiliki kualitas sebagai film festival secara penggarapan. Terbukti dengan beberapa penghargaan intenasional yang diraih daun di atas bantal.
Pada ajang asia Pacific Film Festival pada tahun 1998, ‘Daun di Atas Bantal’ dinobatkan sebagai film terbaik,dan Christine Hakim sebagai aktris terbaik. Menjadi unggulan dalam kategori Silver Screen Award Best Asian Feature film pada Singapore International Film Festival pada 1999. Sementara sutradara Garin Nugroho memperoleh Special Jury Prize pada Tokyo International Film festival 1998.
4. Laskar PelangiFilm Indonesia lainnya yang mendapat banyak penghargaan internasional yakni Laskar Pelangi. Film yang diadopsi dari novel laris karya Andrea Hirata dengan judul yang sama juga menjadi salah satu film yang diputar pada festival film international fukuoka 2009 di Jepang.
film yang disutradarai Riri Riza itu juga diputar di barcelona asian film festival 2009 di spanyol,singapore international film festival 2009, 11th Udine Far East Film Festival di Italia, dan Los Angeles Asia Pacific Film Festival 2009 di Amerika Serikat.
Bahkan studio film di negara seperti, Namibia, Spanyol, Italia, Hongkong, Singapura, Jerman, Amerika, Australia, dan Portugal beramai-ramai menayangkan film tentang mimpi 10 anak di desa terpencil dalam mengenyam pendidikan tersebut.
Setelah rilis pada tahun 2008, ‘Laskar Pelangi’ meraih penghargaan the Golden Butterfly Award untuk kategori film terbaik di International Festival of Film for Children dan Young Adults di Hamedan, Iran. Menjadi nominasi film terbaik di Berlin International Film Festival 2009, serta editor terbaik asian film 2009 di Hongkong.
5. Pasir Berbisik
Film Indonesia lainnya yang berhasil mencuri perhatian dunia yakni, ‘Pasir Berbisik’. Film yang disutradarai Nan Achnas ini mengambil latar keindangan Gunung Bromo. Selain ketajaman ide cerita, pesona keindahan alam Gunung Bromo membuat film ini memiliki daya tarik luar biasa.
Belum lagi akting dari aktris senior Christine Hakim dengan aktris muda kala itu, Dian Sastro Wardoyo, dinilai pengamat film di tanah air, membuat ‘Pasir Berbisik’ terasa lebih hidup dan enak dinikmati. Totalitas artis papan atas lainnya seperti, Didi Petet, Dik Doang, Slamet Raharjo, Mang Udel, dan Dessy Fitri memperlihatkan film Indonesia juga memiliki kelas tersendiri.
Setelah cukup mendapat perhatian dari insan film di tanah air, ‘Pasir Berbisik’ mampu meraih penghargaan internasional, seperti Best Cinematography Award, Best Sound Award, dan Jury’s Special Award for Most Promising Director untuk Festival Film Asia Pacifik 2001, artis wanita terbaik, Festival Film Asiatique Deauville 2002. Artis wanita terbaik pada Festival Film Antarbangsa Singapura ke-15
Sumber: http://pulsk.com/129143/5-Film-Indonesia-yang-berhasil-mendunia.html
Cinta Laura akan segera bermain dalam film internasional keduanya.
Setelah sebelumnya sukses di film The Philosopher, kini artis kelahiran
Jerman tersebut dikabarkan akan segera memainkan karakter Ashley Graham
di salah satu film zombie terlaris di Amerika, Resident Evil 6.
Di dalam gamenya, Ashley Graham sendiri merupakan anak perempuan dari Presiden Amerika Serikat. Diculik oleh kelompok misterius, Ashley ditahan di sebuah daerah yang dirahasiakan di Eropa. Dan sialnya, tempat itu sudah terlanjur dikelilingi oleh para zombie yang pola pikirannya telah terparasit.
Rencananya, Ashley akan digunakan oleh Osmund Saddler, Sang Pemimpin dari kelompok tersebut untuk sebuah ritual rahasia. Dan hal inilah yang akan menjadi sebuah tantangan bagi Leon S. Kennedy, untuk menyelamatkannya.
Seperti dilansir oleh IMDB, Cinta Laura akan beradu akting dengan aktor ternama hollywood lainnya seperti Ryan Merriman, Steve Burnside, Matt Addison, Chad Michael Collins, hingga Eric Mabius. Dan rencananya, film ini akan segera tayang pada 2014 mendatang.
Sumber: http://pulsk.com/227655/Di-Resident-Evil-6-Cinta-Laura-Jadi-Ashley-Graham.html
Di dalam gamenya, Ashley Graham sendiri merupakan anak perempuan dari Presiden Amerika Serikat. Diculik oleh kelompok misterius, Ashley ditahan di sebuah daerah yang dirahasiakan di Eropa. Dan sialnya, tempat itu sudah terlanjur dikelilingi oleh para zombie yang pola pikirannya telah terparasit.
Rencananya, Ashley akan digunakan oleh Osmund Saddler, Sang Pemimpin dari kelompok tersebut untuk sebuah ritual rahasia. Dan hal inilah yang akan menjadi sebuah tantangan bagi Leon S. Kennedy, untuk menyelamatkannya.
Seperti dilansir oleh IMDB, Cinta Laura akan beradu akting dengan aktor ternama hollywood lainnya seperti Ryan Merriman, Steve Burnside, Matt Addison, Chad Michael Collins, hingga Eric Mabius. Dan rencananya, film ini akan segera tayang pada 2014 mendatang.
Sumber: http://pulsk.com/227655/Di-Resident-Evil-6-Cinta-Laura-Jadi-Ashley-Graham.html
1. Pure Belter
Film bergenre drama komedi yang mengisahkan perjuangan dua orang kelas pekerja di Newcastle atau yang dikenal dengan sebutan masyarakat Geordie yang bekerja membanting tulang hanya demi melihat Alan Shearer dkk berlaga di St. James Park, kandang Newcastle United.
2. Zidane: A 21st Century Portrait
Film dokumenter yang menceritakan legenda hidup Prancis kala membela Real Madrid dalam pertandingan melawan Villareal selama 2x45 menit. Anda akan tercengang dan kagum ketika Zinedine Zidane mendapat bola dan kemudian mengolahnya di lapangan hijau. Dia memang seorang maestro sejati.
3. Bostock's Cup
Film drama komedi yang menceritakan reuni mantan pemain, manajer serta staf klub Bostock Stanley (klub divisi tiga) di tahun 1999. Mereka mengingat-ingat kembali ketika 25 tahun lalu berhasil menjadi juara FA, ada yang konyol maupun kisah mengharukan.
4. Escape to Victory
Salah satu film box office yang menampilkan bintang-bintang bola kenamaan seperti Pele, Bobby Moore serta Ossie Ardiles yang juga dibintangi oleh Sylvester Stallone. Hal yang konyol adalah, Stallone ingin mencetak gol dalam pertandingan tersebut tetapi dirinya malah memilih menjadi kiper.
5. The Damned United
Biografi Brian Clough, manajer legendaris asal Inggris tergambar jelas di film drama yang diangkat dari novel karya David Pearce. Kisah manajer kontroversial yang sukses membawa Derby County juara Divisi I musim 1971/72, namun gagal bersama Leeds United dan hanya bertahan selama 44hari. Wajib ditonton oleh penggila film, baik yang tidak menyukai sepakbola
6. Shaolin Soccer
Membayangkan siapa pemainnya saja kita sudah bisa tertawa terbahak-bahak. Ya, siapa tidak kenal dengan Stephen Cow, aktor komedi asal Hongkong. Film yang menggabungkan sepakboladengan kungfu, seni bela diri Cina dan hasilnya adalah komedi segar yang menggocok perut para penontonnya.
7. Bend It Like Beckham
Film bergenre drama komedi namun romantis ini menceritakan tentang Jess,seorang remaja putri tomboy yang menyukai sepakbola karena terinspirasi oleh David Beckham. Namun kedua orang tuanya yang merupakan warga keturunan India sangat tidak menyukai hobi putrinya tersebut.
8. There's Only One Jimmy Grimble
Jimmy Grimble adalah bocah berusia 15 tahun asal kota Manchester, yang sangat menyukai sepakbola dan bercita-cita menjadi pemain professional di tim kesayangannya yaitu Manchester City. Mampukah Jimmy memuwujudkan cita-citanya ketika ada kesempatan dalam kejuaraan antar remaja di kotanya? Terlebih ketika dirinya mendapat hadiah sebuah sepatu dari legenda Man City.
9. Fever Pitch
Film drama romantis yang diangkat dari novel yang sama dengan judulnya dan merupakan karya Nick Hornby, seorang fans Arsenal. Berkisah tentang cinta seorang guru, Paul Ashworth kepada rekan kerjanya yang bernama Sarah Hughes, yang sangat tidak menyukai sepakbola. Film ini mengambil seting di tahun 1988/89 kala Arsenal bersaing ketat dengan Liverpool dalamperebutan juara Liga.
10. Garuda di Dadaku
Bayu, yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar, memiliki satu mimpi dalam hidupnya: menjadi pemain sepak bola hebat. Namun Pak Usman, kakek Bayu, sangat menentang impian Bayu karena baginya menjadi pemain sepak bola identik dengan hidup miskin dan tidak punya masa depan. Dibantu teman baru bernama Zahra yang misterius, Bayu dan Heri harus mencari-cariberbagai alasan agar Bayu dapat terus berlatih sepak bola.
Sumber: http://pulsk.com/213944/10-Film-Terbaik-Bertemakan-Sepakbola.html
Film bergenre drama komedi yang mengisahkan perjuangan dua orang kelas pekerja di Newcastle atau yang dikenal dengan sebutan masyarakat Geordie yang bekerja membanting tulang hanya demi melihat Alan Shearer dkk berlaga di St. James Park, kandang Newcastle United.
2. Zidane: A 21st Century Portrait
Film dokumenter yang menceritakan legenda hidup Prancis kala membela Real Madrid dalam pertandingan melawan Villareal selama 2x45 menit. Anda akan tercengang dan kagum ketika Zinedine Zidane mendapat bola dan kemudian mengolahnya di lapangan hijau. Dia memang seorang maestro sejati.
3. Bostock's Cup
Film drama komedi yang menceritakan reuni mantan pemain, manajer serta staf klub Bostock Stanley (klub divisi tiga) di tahun 1999. Mereka mengingat-ingat kembali ketika 25 tahun lalu berhasil menjadi juara FA, ada yang konyol maupun kisah mengharukan.
4. Escape to Victory
Salah satu film box office yang menampilkan bintang-bintang bola kenamaan seperti Pele, Bobby Moore serta Ossie Ardiles yang juga dibintangi oleh Sylvester Stallone. Hal yang konyol adalah, Stallone ingin mencetak gol dalam pertandingan tersebut tetapi dirinya malah memilih menjadi kiper.
5. The Damned United
Biografi Brian Clough, manajer legendaris asal Inggris tergambar jelas di film drama yang diangkat dari novel karya David Pearce. Kisah manajer kontroversial yang sukses membawa Derby County juara Divisi I musim 1971/72, namun gagal bersama Leeds United dan hanya bertahan selama 44hari. Wajib ditonton oleh penggila film, baik yang tidak menyukai sepakbola
6. Shaolin Soccer
Membayangkan siapa pemainnya saja kita sudah bisa tertawa terbahak-bahak. Ya, siapa tidak kenal dengan Stephen Cow, aktor komedi asal Hongkong. Film yang menggabungkan sepakboladengan kungfu, seni bela diri Cina dan hasilnya adalah komedi segar yang menggocok perut para penontonnya.
7. Bend It Like Beckham
Film bergenre drama komedi namun romantis ini menceritakan tentang Jess,seorang remaja putri tomboy yang menyukai sepakbola karena terinspirasi oleh David Beckham. Namun kedua orang tuanya yang merupakan warga keturunan India sangat tidak menyukai hobi putrinya tersebut.
8. There's Only One Jimmy Grimble
Jimmy Grimble adalah bocah berusia 15 tahun asal kota Manchester, yang sangat menyukai sepakbola dan bercita-cita menjadi pemain professional di tim kesayangannya yaitu Manchester City. Mampukah Jimmy memuwujudkan cita-citanya ketika ada kesempatan dalam kejuaraan antar remaja di kotanya? Terlebih ketika dirinya mendapat hadiah sebuah sepatu dari legenda Man City.
9. Fever Pitch
Film drama romantis yang diangkat dari novel yang sama dengan judulnya dan merupakan karya Nick Hornby, seorang fans Arsenal. Berkisah tentang cinta seorang guru, Paul Ashworth kepada rekan kerjanya yang bernama Sarah Hughes, yang sangat tidak menyukai sepakbola. Film ini mengambil seting di tahun 1988/89 kala Arsenal bersaing ketat dengan Liverpool dalamperebutan juara Liga.
10. Garuda di Dadaku
Bayu, yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar, memiliki satu mimpi dalam hidupnya: menjadi pemain sepak bola hebat. Namun Pak Usman, kakek Bayu, sangat menentang impian Bayu karena baginya menjadi pemain sepak bola identik dengan hidup miskin dan tidak punya masa depan. Dibantu teman baru bernama Zahra yang misterius, Bayu dan Heri harus mencari-cariberbagai alasan agar Bayu dapat terus berlatih sepak bola.
Sumber: http://pulsk.com/213944/10-Film-Terbaik-Bertemakan-Sepakbola.html
7 Film Hollywood Yang Menghina Indonesia ~ Mungkin Terlalu kasar
kalo pake kata 'menghina', mungkin lebih tepatnya film barat yang di
salah satu ceritanya berbicara soal 'keburukan-keburukan' yang ada di
indonesia .... sebagian fakta, sebagian dilebih-lebihkan, namanya juga
pilem, mungkin karena si pembuat pilem bukan orang Indonesia jadi gak
faham dengan keadaan di indonesia, atau .... mungkin juga karena mereka
benar-benar memahami indonesia ...
Berikut 7 Film Hollywood Yang Menghina Indonesia, yaitu :
1. House (Serial TV)

Film seri di Starworld. Si dokter House lagi ngobatin anak yang sakit parah banget dibilang sama si dokter, kira-kira begini, “anak sakit parah begini tinggalnya pasti di Indonesia”.
2. Looking For Jackie Chan

Film yang menceritakan anak indonesia keturunan china fans berat jackie chan hingga akhirnya ketemu sang idola. Anak ini memiliki sikap khas indonesia, "MELANGGAR ATURAN", diantaranya saat menerobos satpam & lari dari rumah (pergi ke rumah neneknya di beijing tapi malah ga sampe tempat).
3. In The God Hand

Film tentang selancar dari Hawai ke Bali. Waktu itu ada peselancar2 muda dari Amerika yang nyoba semua ombak yg ada di dunia. Saat itu di Lombok/Bali, ceritanya mereka ketangkep polisi Indonesia, trus polisinya disuap dengan cara “salaman dengan nempelin duit ke tangan polisi”. Lolos deh mereka.
4. Lethal Weapon 4

Dalam salah satu adegannya, Danny Glover memaki-maki dengan mimik khasnya, “Kapal bodoh ini dibuat oleh seorang yang berasal dari Indonesia”. Wah, ngeselin banget ya. Ceritanya imigran china yang diselundupkan pake kapal yang diatasnamakan sebuah perusahan di Indonesia, (tapi fiktif). Coba deh perhatikan waktu Mel Gibson and the geng lagi ngobrol di markas sebelum menyerbu Uncle Benny. 'Jadi, Indonesia digambarkan sebagai negara yang selalu bikin kacau”.
5. The Year Of Living Dangerously

Film ini berkisah tentang seorang wartawan yang dikirim untuk bertugas di Jakarta pada tahun 1965-1966. Saat itu, Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Soekarno sedang mengalami krisis politik dan ekonomi.Tak heran, situasi Jakarta digambarkan sangat kacau, lengkap dengan embel-embel penduduk yang merana karena kelaparan. Dimeriahkan oleh akting dariMel Gibson dan Sigourney Weaver. Syutingnya sendiri dilaksanakan di Bangkok, karena tidak diijinkan pemerintah di Jakarta. (tanya kenapa?). Hehehe. Akibatnya meski ada beberapa dialog menggunakan Bahasa Indonesia, namun karena aktornya adalah orang bangkok, maka ucapannya terdengar aneh di telinga. Adegan yang paling terkenal sewaktu temennyaMel Gibson , Billy Kwan (ni artis cewek cuman di film ini main jadi cowok) ngegantungin spanduk di Hotel Indonesia (ceritanya) dengan tulisan SOEKARNO FEED YOUR PEOPLE. Saat Oscar 1982, film ini menang untuk artis terbaik Linda Hunt.Fim ini gak cuman nyebutin indonesia tapi tentang Indonesia. Jadi, dalam film ini, Indonesia digambarkan sebagai negara penuh konflik.
6. West Wing

Sebuah serial tv yang bersetting gedung putih, dengan tokoh presiden Amerika fiktif President Bartlett (Martin Sheen) beserta stafnya. Salah satu episodenya menceritakan tentang kesibukan gedung putih dalam menerima kunjungan presiden Indonesia (tentu fiktif juga) namanya Siguto (mungkin maksudnya Sugito, hahaha). Dari awal film ini Indonesia terus dijelek-jelekkan, sehingga sempat bikin kesel waktu nonton (hehehe), masa ada kalimat begini yang diucapkan seorang staf gedung putih kepada seorang staf gedung putih lainnya: “Hati-hati jangan bikin orang indonesia tersinggung, atau kepalamu akan dipenggal dan diarak keliling kota”. Staff yg memperingatkan itu bilang dia lihat di internet, trus staff yang satu lagi enggak percaya.
Jadi untungnya yang nonton West Wing juga emang gak diarahkan untuk percaya kalo Indonesia seprimitif itu. Belum lagi informasi yang salah tentang Indonesia. Digambarkan juga bahwa orang Indonesia adalah bangsa yang bodoh dan tak bisa berbahasa Inggris. Trus, ceritanya presiden Indonesia datang (dan lagi-lagi berwajah Jepang) namun gerak-gerik dan tata bahasanya mengingatkan kita sama presiden Gus Dur (Hehehe, gak tau sengaja apa enggak). Si pemeran bapak dan ibu Siguto sebagai Pres RI ini cuman kebagian disorot dari belakang, yang penampilannya jadul abisss. Pak Presiden pake peci, istrinya pake kebaya dan dikonde hehehe. And mereka sipit bangetss, mungkin cari muka melayu susah, jadi sutradara menyamaratakan orang Asia gitu aja. Diceritain disini staff gedung putih kebingungan nyari translator karena mereka bilang Indonesia speaks in 300 different languages, dan dibilang kita gak punya bahasa nasional. Disini ngaconya! Tambahan lagi staff Indonesia itu ceritanya orang Batak, dan kacaunya lagi namanya: Rahmahidi Sumahijo Bambang (lucunya waktu tuh bule ngucapin nih nama), mana nama bataknya? Kayaknya gak pernah denger ada orang Batak namanya Rahmahidi Sumahijo, orang Jawa aja kayaknya ga ada.
Ketika presiden sedang konferensi pers, para stafnya pun melakukan pertemuan informal dan mereka pusing nyari translator karena ada 1 orang yang bisa Bahasa Batak, dan dia orang Portugis, tapi tuh orang ga bisa Bahasa Inggris, jadi di film ini ceritanya mereka nyari 2 orang akhirnya buat translate Inggris->Portugis, Portugis-> Batak. Mereka berusaha menjelaskan jika mereka akan membantu perekonomian Indonesia dengan syarat beberapa tahanan politik dibebaskan. Untungnya, ending film ini bagus. Ketika mereka bersusah payah berbicara Batak dan Portugis, tiba-tiba, staf indonesia yaitu si Bambang ini (yang ini mukanya emang melayu..ga tau apa indonesia beneran..) itu bicara bahasa Inggris dan memaki-maki para staf gedung putih “Anda pikir kami bangsa yang bodoh?
Anda pikir kami tak tahu anda anggap apa bangsa kami dan apa anda pikir kami tak bisa berbahasa Inggris? Kami mengerti semua perkataan anda bahkan arah pidato presiden anda kami sangat paham. Tapi kami bangsa yang berdaulat. Jangan mentang-mentang anda negara kuat seenaknya saja mengatur kebijakan dalam negri kami. Urus saja urusan dalam negeri anda. Dan satu hal, daripada kami mengikuti kemauan Anda, lebih baik kami tak usah dibantu sama sekali”. Bagus banget endingnya.
Sayang cuma di film ya…
7. The Silence Of The Lambs

Dalam film yang thriller psikologi yang dibintangi Jodie Foster ini ada adegan dimana di sweater orang yang diculik kanibal itu tertulis “MADE IN INDONESIA”. Apakah image Indonesia sudah sebagai negara yang banyak penculikan atau karena kita produsen tekstil?
Sumber: http://jelmausil.blogspot.com/2011/10/7-film-hollywood-yang-menghina.html
Berikut 7 Film Hollywood Yang Menghina Indonesia, yaitu :
1. House (Serial TV)

Film seri di Starworld. Si dokter House lagi ngobatin anak yang sakit parah banget dibilang sama si dokter, kira-kira begini, “anak sakit parah begini tinggalnya pasti di Indonesia”.
2. Looking For Jackie Chan

Film yang menceritakan anak indonesia keturunan china fans berat jackie chan hingga akhirnya ketemu sang idola. Anak ini memiliki sikap khas indonesia, "MELANGGAR ATURAN", diantaranya saat menerobos satpam & lari dari rumah (pergi ke rumah neneknya di beijing tapi malah ga sampe tempat).
3. In The God Hand

Film tentang selancar dari Hawai ke Bali. Waktu itu ada peselancar2 muda dari Amerika yang nyoba semua ombak yg ada di dunia. Saat itu di Lombok/Bali, ceritanya mereka ketangkep polisi Indonesia, trus polisinya disuap dengan cara “salaman dengan nempelin duit ke tangan polisi”. Lolos deh mereka.
4. Lethal Weapon 4

Dalam salah satu adegannya, Danny Glover memaki-maki dengan mimik khasnya, “Kapal bodoh ini dibuat oleh seorang yang berasal dari Indonesia”. Wah, ngeselin banget ya. Ceritanya imigran china yang diselundupkan pake kapal yang diatasnamakan sebuah perusahan di Indonesia, (tapi fiktif). Coba deh perhatikan waktu Mel Gibson and the geng lagi ngobrol di markas sebelum menyerbu Uncle Benny. 'Jadi, Indonesia digambarkan sebagai negara yang selalu bikin kacau”.
5. The Year Of Living Dangerously

Film ini berkisah tentang seorang wartawan yang dikirim untuk bertugas di Jakarta pada tahun 1965-1966. Saat itu, Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Soekarno sedang mengalami krisis politik dan ekonomi.Tak heran, situasi Jakarta digambarkan sangat kacau, lengkap dengan embel-embel penduduk yang merana karena kelaparan. Dimeriahkan oleh akting dariMel Gibson dan Sigourney Weaver. Syutingnya sendiri dilaksanakan di Bangkok, karena tidak diijinkan pemerintah di Jakarta. (tanya kenapa?). Hehehe. Akibatnya meski ada beberapa dialog menggunakan Bahasa Indonesia, namun karena aktornya adalah orang bangkok, maka ucapannya terdengar aneh di telinga. Adegan yang paling terkenal sewaktu temennyaMel Gibson , Billy Kwan (ni artis cewek cuman di film ini main jadi cowok) ngegantungin spanduk di Hotel Indonesia (ceritanya) dengan tulisan SOEKARNO FEED YOUR PEOPLE. Saat Oscar 1982, film ini menang untuk artis terbaik Linda Hunt.Fim ini gak cuman nyebutin indonesia tapi tentang Indonesia. Jadi, dalam film ini, Indonesia digambarkan sebagai negara penuh konflik.
6. West Wing

Sebuah serial tv yang bersetting gedung putih, dengan tokoh presiden Amerika fiktif President Bartlett (Martin Sheen) beserta stafnya. Salah satu episodenya menceritakan tentang kesibukan gedung putih dalam menerima kunjungan presiden Indonesia (tentu fiktif juga) namanya Siguto (mungkin maksudnya Sugito, hahaha). Dari awal film ini Indonesia terus dijelek-jelekkan, sehingga sempat bikin kesel waktu nonton (hehehe), masa ada kalimat begini yang diucapkan seorang staf gedung putih kepada seorang staf gedung putih lainnya: “Hati-hati jangan bikin orang indonesia tersinggung, atau kepalamu akan dipenggal dan diarak keliling kota”. Staff yg memperingatkan itu bilang dia lihat di internet, trus staff yang satu lagi enggak percaya.
Jadi untungnya yang nonton West Wing juga emang gak diarahkan untuk percaya kalo Indonesia seprimitif itu. Belum lagi informasi yang salah tentang Indonesia. Digambarkan juga bahwa orang Indonesia adalah bangsa yang bodoh dan tak bisa berbahasa Inggris. Trus, ceritanya presiden Indonesia datang (dan lagi-lagi berwajah Jepang) namun gerak-gerik dan tata bahasanya mengingatkan kita sama presiden Gus Dur (Hehehe, gak tau sengaja apa enggak). Si pemeran bapak dan ibu Siguto sebagai Pres RI ini cuman kebagian disorot dari belakang, yang penampilannya jadul abisss. Pak Presiden pake peci, istrinya pake kebaya dan dikonde hehehe. And mereka sipit bangetss, mungkin cari muka melayu susah, jadi sutradara menyamaratakan orang Asia gitu aja. Diceritain disini staff gedung putih kebingungan nyari translator karena mereka bilang Indonesia speaks in 300 different languages, dan dibilang kita gak punya bahasa nasional. Disini ngaconya! Tambahan lagi staff Indonesia itu ceritanya orang Batak, dan kacaunya lagi namanya: Rahmahidi Sumahijo Bambang (lucunya waktu tuh bule ngucapin nih nama), mana nama bataknya? Kayaknya gak pernah denger ada orang Batak namanya Rahmahidi Sumahijo, orang Jawa aja kayaknya ga ada.
Ketika presiden sedang konferensi pers, para stafnya pun melakukan pertemuan informal dan mereka pusing nyari translator karena ada 1 orang yang bisa Bahasa Batak, dan dia orang Portugis, tapi tuh orang ga bisa Bahasa Inggris, jadi di film ini ceritanya mereka nyari 2 orang akhirnya buat translate Inggris->Portugis, Portugis-> Batak. Mereka berusaha menjelaskan jika mereka akan membantu perekonomian Indonesia dengan syarat beberapa tahanan politik dibebaskan. Untungnya, ending film ini bagus. Ketika mereka bersusah payah berbicara Batak dan Portugis, tiba-tiba, staf indonesia yaitu si Bambang ini (yang ini mukanya emang melayu..ga tau apa indonesia beneran..) itu bicara bahasa Inggris dan memaki-maki para staf gedung putih “Anda pikir kami bangsa yang bodoh?
Anda pikir kami tak tahu anda anggap apa bangsa kami dan apa anda pikir kami tak bisa berbahasa Inggris? Kami mengerti semua perkataan anda bahkan arah pidato presiden anda kami sangat paham. Tapi kami bangsa yang berdaulat. Jangan mentang-mentang anda negara kuat seenaknya saja mengatur kebijakan dalam negri kami. Urus saja urusan dalam negeri anda. Dan satu hal, daripada kami mengikuti kemauan Anda, lebih baik kami tak usah dibantu sama sekali”. Bagus banget endingnya.
Sayang cuma di film ya…
7. The Silence Of The Lambs

Dalam film yang thriller psikologi yang dibintangi Jodie Foster ini ada adegan dimana di sweater orang yang diculik kanibal itu tertulis “MADE IN INDONESIA”. Apakah image Indonesia sudah sebagai negara yang banyak penculikan atau karena kita produsen tekstil?
Sumber: http://jelmausil.blogspot.com/2011/10/7-film-hollywood-yang-menghina.html
Sinopsis Dan Trailer Fast and Furious 6
- Film yang menampilkan aktor Indonesia Joe Taslim pada beberapa adegan
ini memang sangat dinantikan oleh para pecinta film tanah air, pasalnya
disini dirinya akan menjadi penjahat dan akan memerankan beberapa
perkelahian melawan aktor utama film yang akan dirilis pada tanggal 24
Mei 2013.Film Fast Six ini mengambil lokasi syuting di beberapa tempat yaitu di London, Canary Island, Skotlandia, dan di Los Angeles. Film ini masih menceritakan kejar-kejaran mobil yang sangat seru. Perseteruan dua kelompok yang sama-sama berniat mencuri benda-benda berharga. Dan Dwayne "The Rock" Johnson akan terus memburu Dom yang diperankan oleh Vin Diesel. Sosok Letty akan hadir kembali di Fast Six ini yang diperankan oleh Michelle Rodriguez.
Sinopsis : Pasca peristiwa di Fast Five, anak Brian O'Conner dan Mia Toretto lahir, Dominic Toretto dan Elena Neves menjalin hubungan, dan sisanya hidup mewah. Meski mereka hidup damai beserta seluruh kekayaannya, mereka tidak dapat pulang ke Amerika Serikat karena status buronnya di seluruh dunia dan catatan kelamnya.
Sementara itu, agen Luke Hobbs dan rekan barunya, Riley, menyelidiki penyerangan terhadap konvoi militer Rusia dan menyimpulkan bahwa tim yang dipimpin mantan perwira SAS Owen Shaw bertanggung jawab. Setelah bertemu Dominic, Hobbs memintanya memburu Shaw dan menunjukkan foto terkini Letty yang rupanya tidak mati dan bekerja sama dengan Shaw. Dominic sepakat dan mengumpulkan teman-temannya. Mereka menerima tawaran tersebut dengan imbalan ampunan dari pemerintah Amerika Serikat jika berhasil.
Trailer Fast & Furious 6
Genre : Aksi
Tanggal Rilis Perdana : 24 Mei 2013
MPAA Rating : Bimbingan Ortu
Durasi : 130 min.
Studio : Universal Pictures
Official Site
CAST & CREW
Sutradara : Dustin Lin
Produser : Neal H. Moritz, Vin Diesel, Clayton Townsend
Penulis Naskah : Chris Morgan
Pemain :
Vin Diesel, Paul Walker, The Rock, Michelle Rodriguez, Jordana Brewster, Jason Statham, Tyrese Gibson, Sung Kang, Gina Carano, Joe Taslim, Luke Evans, Ludacris, Elsa Pataky, Gal Gadot, Shea Whigham
Nantikan aksi dan Vin Diesel dan aktor Indonesia Joe Taslim di Fast & Furious 6 pada bulan ini tanggal 24 Mei 2013 di bioskop-bioskop kesayangan anda.
Sumber: http://www.rio-chikara.com/2013/05/sinopsis-dan-trailer-fast-and-furious-6.html
PERINGATAN!!!
Beberapa
Filem dalam daftar ini berisi adegan kekerasan atau sangat mengganggu.
Selama hampir seluruh sejarah produksi film, film tertentu telah
dilarang oleh sensor film atau organisasi ulasan untuk alasan politik
atau moral. Biasanya, sebuah film dilarang setelah melewati pengeditan
untuk menghapus adegan eksplisit, dan kemudian dirilis ulang. Entri
berikut film ini pada titik tertentu, telah dilarang untuk ditonton
masyarakat. Peringkat entri didasarkan pada kombinasi dari sifat
larangan dan kritikan kritis juga popularitas keseluruhan film.
10. Grotesque
Spoiler for film:
Grotesque adalah horor produksi Jepang tahun 2009. Ceritanya
mengikuti kehidupan pasangan muda yang diculik dari jalanan saat pada
kencan pertama mereka dan mengalami penyiksaan yang mengerikan oleh
penculik gila. Karena adegan yang sangat mengganggu, termasuk
mencongkel mata dan adegan amputasi, Grotesque dilarang di banyak
negara, termasuk Inggris. Film ini telah dikritik karena melibatkan
sedikit narasi atau pengembangan karakter, tidak seperti horor sukses,
Hostel atau Saw. Akibatnya film ini menerima banyak review buruk dari
kritikus , dan kegagalan komersial.
Spoiler for pic:

9. Mikey
Spoiler for film:
Setelah rilis pada tahun 1992, Mikey dilarang di banyak negara dan
masih dilarang hari ini di Inggris. Banyak adegan grafis penyiksaan dan
pembunuhan sehingga filem ini di banned, serta pembunuhan James Bulger
1993, ketika dua anak muda menyiksa dan membunuh balita.
Spoiler for pic:

8. The Human Centipede 2
Spoiler for film:
Jika Anda pernah melihat atau mendengar tentang film human
centipede, Anda tidak perlu heran bahwa filem ini hampir dihindari dan
dilarang di banyak negara.
Alur cerita utama melibatkan seorang ilmuwan Belanda gila yang menculik trio turis Amerika dan mengoperasi mereka sebelum menjahitnya bersama-sama,dari mulut ke anus. Film ini telah dikritik karena tidak menunjukkan upaya untuk menggambarkan salah satu korban dalam film selain sebagai objek yang brutal, terdegradasi dan dimutilasi untuk hiburan dan gairah dari karakter sentral, serta untuk kenikmatan penonton.
Alur cerita utama melibatkan seorang ilmuwan Belanda gila yang menculik trio turis Amerika dan mengoperasi mereka sebelum menjahitnya bersama-sama,dari mulut ke anus. Film ini telah dikritik karena tidak menunjukkan upaya untuk menggambarkan salah satu korban dalam film selain sebagai objek yang brutal, terdegradasi dan dimutilasi untuk hiburan dan gairah dari karakter sentral, serta untuk kenikmatan penonton.
Spoiler for pic:

7. Scum
Spoiler for film:
Scum adalah kisah keras dan mengejutkan hidup dalam Borstal Inggris
untuk pelanggar muda selama tahun 1970-an. Film ini awalnya dilarang
sepenuhnya dari televisi karena penggambaran grafis dari rasisme,
pemerkosaan geng, bunuh diri dan kekerasan.
Spoiler for pic:

6. A Serbian Film
Spoiler for film:
A Serbian Film ini bisa dibilang salah satu film paling
kontroversial sepanjang masa. Faktor-faktor larangan itu karena ada
adegan pemerkosaan anak, incest, pembunuhan, dan sejenisnya. A Serbian
Film menerima tinjauan yang beragam dari para kritikus, beberapa yang
mengutuk film ini karena kekerasan ekstrem seksual .Plot berkisar
bintang porno yang mulai lanjut usia, yang setuju untuk berpartisipasi
dalam satu film terakhirnya untuk pesangon pensiunannya, hanya untuk
menemukan bahwa ia telah disusun ke dalam film yang bertema pedofilia.
Spoiler for pic:

5 .Natural Born Killers
Spoiler for film:
Natural Born Killers dirilis pada tahun 1994, disutradarai oleh
Oliver Stone. spec-skenario Film ini yang ditulis oleh Quentin
Tarantino, berdasarkan film di kehidupan Charles dan Caril Fugate
Starkweather; dua kekasih yang memulai kesenangan dengan pembunuhan
brutal. Film ini dilarang sepenuhnya di Irlandia, dan dditolak
distribusinya di Amerika Serikat. Stone kemudian memotong kira-kira
empat menit dari alur filem, sehingga MPAA (Motion Picture Association
of America) memungkinkan distribusi.
Film ini sangat kontroversial karena memuliakan tindakan pembunuhan, dengan pembunuh terkenal muncul di sampul majalah dan T-shirt dalam berbagai adegan, hampir seperti selebriti biasa dengan penggemar. Ada juga beberapa pembunuhan peniru dikonfirmasi.
Yang paling terkenal adalah pembantaian Columbine High School. Eric Harris dan Dylan Klebold membunuh dua belas orang sambil mengamuk, dengan tembakan membabi buta
Mereka juga mengenakan pakaian selama pembantaian mirip dengan Mickey Knox di adegan pembuka film.
Film ini sangat kontroversial karena memuliakan tindakan pembunuhan, dengan pembunuh terkenal muncul di sampul majalah dan T-shirt dalam berbagai adegan, hampir seperti selebriti biasa dengan penggemar. Ada juga beberapa pembunuhan peniru dikonfirmasi.
Yang paling terkenal adalah pembantaian Columbine High School. Eric Harris dan Dylan Klebold membunuh dua belas orang sambil mengamuk, dengan tembakan membabi buta
Mereka juga mengenakan pakaian selama pembantaian mirip dengan Mickey Knox di adegan pembuka film.
Spoiler for pic:

4. The Evil Dead
Spoiler for film:
Dirilis pada tahun 1981, The Evil Dead menceritakan kisah
mengerikan dari lima mahasiswa berlibur di sebuah pondok terpencil di
daerah hutan. Liburan mereka menjadi mengerikan ketika mereka menemukan
rekaman kaset yang melepaskan roh-roh jahat. Film anggaran rendah ini
sangat diterima dengan baik oleh kritikus dan sukses di box
office,berikut kultus telah muncul dalam beberapa tahun terakhir.
Karena kekerasan grafis dan teror, The Evil Dead dilarang di beberapa negara, termasuk Finlandia, Jerman, Islandia dan Irlandia.
Mungkin adegan yang paling mengganggu adalah ketika seorang wanita muda diperkosa oleh pohon yang dirasuki oleh roh jahat. Adegan ini khususnya telah banyak dikritik karena menyimpang dan misoginis, meskipun secara keseluruhan kritik atas film ini lumayan baik. Pemotongan adegan grafis juga ditampilkan, serta berbagai adegan penyiksaan.
Karena kekerasan grafis dan teror, The Evil Dead dilarang di beberapa negara, termasuk Finlandia, Jerman, Islandia dan Irlandia.
Mungkin adegan yang paling mengganggu adalah ketika seorang wanita muda diperkosa oleh pohon yang dirasuki oleh roh jahat. Adegan ini khususnya telah banyak dikritik karena menyimpang dan misoginis, meskipun secara keseluruhan kritik atas film ini lumayan baik. Pemotongan adegan grafis juga ditampilkan, serta berbagai adegan penyiksaan.
Spoiler for pic:

3. Cannibal Holocaust
Spoiler for film:
Cannibal Holocaust merupakan film horor Italia yang dilarang sampai
hari ini di lebih dari lima puluh negara. Setelah rilis, Direktur
Ruggero Deodata ditangkap dan didakwa dengan pembunuhan, setelah rumor
menyarankan Cannibal Holocaust adalah sebuah film tembakau, meskipun ia
kemudian dibersihkan dari semua tuduhan. Film ini mengambil shoot di
hutan hujan Amazon dan fitur anggota suku-suku asli nyata.
Tujuh hewan tewas dalam pembuatan film. Sebuah contoh adegan dimana monyet tupai dipenggal, dan anggota suku melanjutkan untuk melahap otaknya. Cannibal Holocaust juga terlibat adegan pembunuhan grafis, termasuk adegan penyulaan beberapa karakter. Hal ini dianggap sebagai salah satu film yang paling menyakitkan dalam grafis yang ada.
Tujuh hewan tewas dalam pembuatan film. Sebuah contoh adegan dimana monyet tupai dipenggal, dan anggota suku melanjutkan untuk melahap otaknya. Cannibal Holocaust juga terlibat adegan pembunuhan grafis, termasuk adegan penyulaan beberapa karakter. Hal ini dianggap sebagai salah satu film yang paling menyakitkan dalam grafis yang ada.
Spoiler for pic:

2. The Texas Chainsaw Massacre
Spoiler for film:
Setelah rilis 1974, The Texas Chainsaw Massacre dilarang langsung
di banyak negara, dan banyak bioskop yang telah menampilkan film ini
menghentikan pemutarannya setelah menerima keluhan tentang sifat
kekerasan ekstrim.Film ini dipasarkan sebagai kisah nyata untuk menarik
khalayak yang lebih luas, meskipun plot sepenuhnya fiksi. Pada
kenyataannya film ini terinspirasi oleh kejahatan pembunuh berantai
terkenal, Ed Gein, yang terkenal mengumpulkan bukti dari korbannya,
seperti puting susu, masker kulit dan kepala, dan menyimpannya di
rumahnya.
Film ini berkisah tentang lima orang yang berteman dan mengunjungi rumah Kakek tua mereka, yang secara sistematis dikejar dan dibunuh oleh pembunuh bertopeng yang memegang gergaji dari keluarganya kanibal.
Meskipun penerimaan awal kritis film miskin pada saat peluncurannya, The Texas Chainsaw Massacre menjadi film independen tertinggi terlaris dari semua waktu, untuk waktu yang singkat. Hal ini secara luas dianggap sebagai salah satu film horor yang paling berpengaruh dalam sejarah sinema, dan perintis dalam genre “slasher”. Film ini menggunakan alat-alat listrik sebagai senjata pembunuh yang populer dalam film horor, dan juga pembunuh digambarkan berukuran besar, kekar, dan tak berwajah.
Film ini berkisah tentang lima orang yang berteman dan mengunjungi rumah Kakek tua mereka, yang secara sistematis dikejar dan dibunuh oleh pembunuh bertopeng yang memegang gergaji dari keluarganya kanibal.
Meskipun penerimaan awal kritis film miskin pada saat peluncurannya, The Texas Chainsaw Massacre menjadi film independen tertinggi terlaris dari semua waktu, untuk waktu yang singkat. Hal ini secara luas dianggap sebagai salah satu film horor yang paling berpengaruh dalam sejarah sinema, dan perintis dalam genre “slasher”. Film ini menggunakan alat-alat listrik sebagai senjata pembunuh yang populer dalam film horor, dan juga pembunuh digambarkan berukuran besar, kekar, dan tak berwajah.
Spoiler for pic:

1. The Exorcist
Spoiler for film:
The Exorcist dirilis teatrikal pada tahun 1973. Film ini memiliki
efek luar biasa pada budaya populer dan telah digambarkan oleh beberapa
sebagai film horor paling menakutkan sepanjang masa. Hal ini juga
salah satu film terlaris tertinggi dari semua waktu, penghasilan $ 441
juta di seluruh dunia. The Exorcist dilarang di kota-kota individual
dan negara karena mengerikan dan menakutkan, dan dalam beberapa kasus
karena alasan agama.
Film ini mempengaruhi banyak penonton begitu kuat , pada banyak bisokop di mana filem the Excorcist diputar, paramedis dipanggil untuk mengobati orang yang pingsan dan banyak orang-orang yang histeris. Di Inggris, The Exorcist tidak tersedia hingga tahun 1990, ketika melewati Badan Sensor Film Inggris (BBFC) dengan rating 18.
The Exorcist adalah sebuah film thriller psikologis dan menggunakan plot pintar dan bahkan pesan bawah sadar untuk menakut-nakuti penonton (sejenis hipnotis terselubung di adegan filem) jadi hati – hati ya kalo mau nonton nih filem harus siap mental...
Film ini mempengaruhi banyak penonton begitu kuat , pada banyak bisokop di mana filem the Excorcist diputar, paramedis dipanggil untuk mengobati orang yang pingsan dan banyak orang-orang yang histeris. Di Inggris, The Exorcist tidak tersedia hingga tahun 1990, ketika melewati Badan Sensor Film Inggris (BBFC) dengan rating 18.
The Exorcist adalah sebuah film thriller psikologis dan menggunakan plot pintar dan bahkan pesan bawah sadar untuk menakut-nakuti penonton (sejenis hipnotis terselubung di adegan filem) jadi hati – hati ya kalo mau nonton nih filem harus siap mental...
Spoiler for pic:

Sumber: http://fakhrorazi-feb08.web.unair.ac.id/
Sebagai penonton setia 'Fast and Furious 1-5', Joe Taslim tak pernah menyangka akan terlibat di film ke-6 franchise tersebut, dan beradu akting dengan Vin Diesel cs. Apalagi, bisa membawa nama Indonesia.Datang dengan label 'jebolan The Raid', Joe mendapat label sebagai jago berkelahi dari para aktor seperti Vin Diesel, Tyrese Gibson, Luke Evans, dan lain-lain. Ia pun mendapat sambutan yang hangat.
"Ketakutan saya sih sebelum syuting, takutnya diplonco nggak diajak ngobrol. Saya memperkenalkan diri, mereka responsnya welcome," ucapnya saat ditemui usai press screening di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2013).
Dengan sopan-santu ala orang Timur, Joe terlebih dahulu 'permisi' kepada para aktor yang sudah lebih berpengalaman. Tetapi, ketika sudah di depan kamera, ia tak akan sungkan menghajar lawan mainnya seperti di skenario.
Joe sendiri mengaku baru menonton 'Fast & Furious 6' hari ini bersama dengan beberapa awak media yang diundang United International Pictures, distributor film tersebut di Indonesia. "Lega rasanya," ucap mantan atlet Judo itu.
Salah satu yang membuat lega hati Joe, dialognya dengan bahasa Indonesia dalam film tersebut tak dipotong. Dengan begitu, karakternya sebagai orang Indonesia bisa dilihat oleh penonton 'Fast & Furious 6' di seluruh dunia.
"Saya bersyukur sutradara Justin Lin orangnya terbuka. Dia bilang, 'kamu orang Indonesia, nggak ada alasan bagi saya untuk nggak jadiin kamu orang Indonesia. Bahasa itu original. Kamu harus ngewakilin Indonesia'," ucapnya menirukan perkataan sang sutradara.
Joe sendiri berperan sebagai Jah, karakter jahat yang bergabung dalam tim perampok kelas internasional yang dipimpin Owen Shaw (Luke Evans). Jah adalah tokoh bad-ass yang jago bela diri.
Seperti apa dialog bahasa Indonesia yang diucapkan Joe dalam film tersebut? Saksikan di bioskop pada 22 Mei mendatang.
Sumber: http://hot.detik.com/movie/read/wow-ada-dialog-bahasa-indonesia-di-fast-furious-6
Hingga saat ini, film horor Indonesia masih mendapatkan reaksi yang
kurang positif dari banyak kalangan. Bahkan, bisa dikatakan reaksi
tersebut cenderung negatif. Stigma-stigma negatif tersebut antara lain
hanya mengumbar keseksian, tidak jelas alur ceritanya, tidak variatif,
jelek, dan sebagainya. Toh begitu, animo masyarakat masih besar untuk
menontonnya. Hal ini tentu mengilhami para produser untuk membuat film
horor Indonesia dengan tipe seperti itu-itu saja. Bujet rendah, untung
besar. Ya, tidak semua sih.
Berikut ini adalah enam film horor Indonesia yang semuanya mengundang sejumlah kontroversi. Kontroversi dalam artian negatif. Yang membawa film horor dianggap berkualitas rendahan.
1. Menculik Miyabi
Entah sengaja atau tidak, sewaktu merencanakan syuting Menculik Miyabi dengan memanggil artis cantik Jepang itu ke Indonesia, publik sudah mengetahuinya. Bocoran ini dilansir melalui Twitter. Padahal naskah belum selesai digarap, bakal film ini sudah menuai kontroversi. Demo penolakan kedatangan Miyabi menjadi marak. Syuting yang semula akan dilakukan di Indonesia, sebagian besar mesti beralih ke Jepang. Ini menjadi titik awal dunia perfilman Indonesia memakai bintang film p*rn* sebagai pemainnya. Meskipun saat itu Miyabi mengaku 'tobat' (toko obat
),
namun nama Miyabi alias Maria Ozawa tetap menjual sebagai ikon
p*rn*grafi. Toh begitu, sekira 600 ribu penonton tetap menikmati film
garapan Maxima Pictures tersebut. Pada November, Miyabi kembali ke
Indonesia untuk syuting Hantu Tanah Kusir. Kehadiran Miyabi tetap
kontroversi, tapi sudah tidak begitu. Alhasil, lokasi syuting film Hantu
Tanah Kusir 100 persen di Indonesia.
2. Dendam Pocong Mupeng
Gue agak sedikit bingung dengan judul film horor satu ini. Kenapa?
Ini sebenarnya film horor apa film komedi sih? Masak ada gitu pocong mupeng? Pertanyaan gue belum bertambah ketika tahu judul awal dari film ini adalah Hantu Puncak Datang Bulan. What(tf)? Hantu bisa datang bulan. Dari sini, pembaca pasti sudah tahu, kenapa film horor ini kontroversi. Yap, judulnya - setelah berganti judul pun tetap aneh.
Selain itu, kontroversi dari film ini adalah ditengarai banyak mengumbar syahwat dan lokasi syuting yang minim.
3. Rintihan Kuntilanak Perawan
Seolah tidak mau kalah dengan Maxima Pictures yang berhasil mendatangkan Miyabi. Kali ini K2K menggandeng Tera Patrick. Siapa dia, tidak usah ditanyakan lagi. Search saja, dan akan muncul sejumlah foto dia seperti bayi mungil. Tentu saja demo mewarnai rencana kedatangan bintang film porno nomor wahid asal Amerika tersebut. Bukan KK Dheraj jika tidak berani menghadapi kontroversi. Baginya demo adalah media yang efektif untuk mempromosikan filmnya.
4. Te[rekam]
Ter[rekam] merupakan film horor Indonesia yang dirilis pada 2010 yang dibintangi antara lain oleh Olga Lidya, Julia Perez, dan Monique Henry. Kali ini kontroversi bukan karena ulah Jupe yang biasa mengumbar seksi. Namun, karena adanya tuduhan film ini menjiplak film Spanyol yang berjudul REC. Film ini sebenarnya proyek 'iseng' Olga Lidya. Rekaman video saat berlibur dengan sahabatnya Jupe dan Monique diedit berdasarkan potongan-potongan rekaman dari kameranya. Apalagi di situ tidak ada sutradara atau naskah cerita. Memang bisa dibilang gaya ini berbeda. Namun, tuduhan menjiplak lagi-lagi tak terbendung. Ketika poster keluar, posternya pun persis dengan poster film REC.
5. Tiran
Tiran bukan istilah tentang penguasa lalim nan jahil. Tapi, Tiran disini adalah singkatan Mati di Ranjang. Wow... empuk banget tentu. Film produksi Maxima Pictures ini dibintangi oleh Dewi Persik, Jenny Cortez, dan Indra L Bruggman. Sebelum film beredar, adegan ciuman mesra antara Dewi Persik dan Indra tersebar di internet. Kehebohan itu bertambah ketika video Jenny Cortez yang nyaris topless menyusul video dua pemain lainnya. Film Tiran merupakan sekuel film Tiren: Mati Kemarin (kayak ayam tiren) yang rilis 1 April 2010. Masih mengandalkan tema horor seksi, film ini mendapat jumlah penonton 650.000. Ody Mulya, sang produser, mengaku tak bisa menolak tawaran naskah seksi nan horor karena jumlah penontonnya memang selalu banyak.
6. Diperkosa Setan
Menurut gue, Diperkosa Setan merupakan salah satu film horor Indonesia dengan judul konyol. Film yang disutradarai oleh Petruska Karangan dan dibintangi oleh Cynthiara Alona dan Teguh Julianto. Mengambil judul utama Raped by Satan, film ini populer di dunia internet bahkan hingga ke Jepang.
Sumber: http://pulsk.com/180883/6-Film-Horor-Indonesia-yang-Kontroversial.html
Berikut ini adalah enam film horor Indonesia yang semuanya mengundang sejumlah kontroversi. Kontroversi dalam artian negatif. Yang membawa film horor dianggap berkualitas rendahan.
1. Menculik Miyabi
Entah sengaja atau tidak, sewaktu merencanakan syuting Menculik Miyabi dengan memanggil artis cantik Jepang itu ke Indonesia, publik sudah mengetahuinya. Bocoran ini dilansir melalui Twitter. Padahal naskah belum selesai digarap, bakal film ini sudah menuai kontroversi. Demo penolakan kedatangan Miyabi menjadi marak. Syuting yang semula akan dilakukan di Indonesia, sebagian besar mesti beralih ke Jepang. Ini menjadi titik awal dunia perfilman Indonesia memakai bintang film p*rn* sebagai pemainnya. Meskipun saat itu Miyabi mengaku 'tobat' (toko obat
2. Dendam Pocong Mupeng
Gue agak sedikit bingung dengan judul film horor satu ini. Kenapa?
Ini sebenarnya film horor apa film komedi sih? Masak ada gitu pocong mupeng? Pertanyaan gue belum bertambah ketika tahu judul awal dari film ini adalah Hantu Puncak Datang Bulan. What(tf)? Hantu bisa datang bulan. Dari sini, pembaca pasti sudah tahu, kenapa film horor ini kontroversi. Yap, judulnya - setelah berganti judul pun tetap aneh.
Selain itu, kontroversi dari film ini adalah ditengarai banyak mengumbar syahwat dan lokasi syuting yang minim.
3. Rintihan Kuntilanak Perawan
Seolah tidak mau kalah dengan Maxima Pictures yang berhasil mendatangkan Miyabi. Kali ini K2K menggandeng Tera Patrick. Siapa dia, tidak usah ditanyakan lagi. Search saja, dan akan muncul sejumlah foto dia seperti bayi mungil. Tentu saja demo mewarnai rencana kedatangan bintang film porno nomor wahid asal Amerika tersebut. Bukan KK Dheraj jika tidak berani menghadapi kontroversi. Baginya demo adalah media yang efektif untuk mempromosikan filmnya.
4. Te[rekam]
Ter[rekam] merupakan film horor Indonesia yang dirilis pada 2010 yang dibintangi antara lain oleh Olga Lidya, Julia Perez, dan Monique Henry. Kali ini kontroversi bukan karena ulah Jupe yang biasa mengumbar seksi. Namun, karena adanya tuduhan film ini menjiplak film Spanyol yang berjudul REC. Film ini sebenarnya proyek 'iseng' Olga Lidya. Rekaman video saat berlibur dengan sahabatnya Jupe dan Monique diedit berdasarkan potongan-potongan rekaman dari kameranya. Apalagi di situ tidak ada sutradara atau naskah cerita. Memang bisa dibilang gaya ini berbeda. Namun, tuduhan menjiplak lagi-lagi tak terbendung. Ketika poster keluar, posternya pun persis dengan poster film REC.
5. Tiran
Tiran bukan istilah tentang penguasa lalim nan jahil. Tapi, Tiran disini adalah singkatan Mati di Ranjang. Wow... empuk banget tentu. Film produksi Maxima Pictures ini dibintangi oleh Dewi Persik, Jenny Cortez, dan Indra L Bruggman. Sebelum film beredar, adegan ciuman mesra antara Dewi Persik dan Indra tersebar di internet. Kehebohan itu bertambah ketika video Jenny Cortez yang nyaris topless menyusul video dua pemain lainnya. Film Tiran merupakan sekuel film Tiren: Mati Kemarin (kayak ayam tiren) yang rilis 1 April 2010. Masih mengandalkan tema horor seksi, film ini mendapat jumlah penonton 650.000. Ody Mulya, sang produser, mengaku tak bisa menolak tawaran naskah seksi nan horor karena jumlah penontonnya memang selalu banyak.
6. Diperkosa Setan
Menurut gue, Diperkosa Setan merupakan salah satu film horor Indonesia dengan judul konyol. Film yang disutradarai oleh Petruska Karangan dan dibintangi oleh Cynthiara Alona dan Teguh Julianto. Mengambil judul utama Raped by Satan, film ini populer di dunia internet bahkan hingga ke Jepang.
Sumber: http://pulsk.com/180883/6-Film-Horor-Indonesia-yang-Kontroversial.html
Film drama action dengan cita rasa Hollywood, 'Java Heat' siap meluncur
ke bioskop pada April mendatang. Sebelum menonton, simak sinopsis resmi
film tersebut berikut ini.
Dalam keadaan diborgol di ruang interogasi kepolisian, Jake (Kellan Lutz) mengaku sebagai asisten dosen asing yang baru saja selamat dari ledakan bom. Tapi Hashim (Ario Bayu), seorang detektif dari kesatuan Densus 88, menaruh kecurigaan terhadap Jake.
Jake menjadi salah satu saksi kunci serangan bom bunuh diri pada sebuah pesta amal di mana Sultana (Atiqah Hasiholan), seorang putri keraton yang cantik dan mempesona, tewas terbunuh. Sultana adalah figur perempuan terpopuler di negara keempat terbesar di dunia tersebut.
Kejadian-kejadian mengejutkan tampak selalu mengikuti ke mana Jake dan Hashim melakukan penyelidikan, dan ini membuat Hashim semakin menaruh kecurigaan terhadap Jake. Namun di sebuah kesempatan, ketika mobil polisi yang ditumpangi Jake dan Hashim diserang komplotan teroris, Jake menyelamatkan nyawa Hashim. Saat itu Jake menunjukkan kemampuan memegang senjata yang tidak mungkin dimiliki oleh seseorang yang mengaku asisten dosen.
Dengan masih diliputi keraguan, Jake dan Hashim terpaksa bekerjasama. Perlahan kabut yang menghalang mereka tersibak; apakah benar, perempuan yang terbaring di kamar mayat itu Sultana?
Sementara itu, istri dan anak-anak Hashim diculik. Kejadian demi kejadian penuh ketegangan dan aksi memperkuat kerjasama Jake dan Hashim untuk membongkar apa yang terjadi.
Pertarungan semakin memanas dan puncaknya terjadi di Perayaan Waisak di Candi Borobudur, Candi Buddha terbesar di dunia yang merupakan salah satu keajaiban dunia. Di sana, keramaian festival pelepasan lampion akan menyamarkan pertukaran perhiasan dan sandera.
Kejutan terakhir menutup pertarungan antara Jake, Malik dan Hashim dengan nyawa Sultana dan kelangsungan hidup rakyat Jawa sebagai pertaruhannya. 'Java Heat' disutradarai Conor Allyn, sementara skenario dikerjakan Conor bersama Rob Allyn.
Sumber: http://hot.detik.com/movie/read/2013/02/26/140236/2180064/229/ini-sinopsis-resmi-java-heat
Dalam keadaan diborgol di ruang interogasi kepolisian, Jake (Kellan Lutz) mengaku sebagai asisten dosen asing yang baru saja selamat dari ledakan bom. Tapi Hashim (Ario Bayu), seorang detektif dari kesatuan Densus 88, menaruh kecurigaan terhadap Jake.
Jake menjadi salah satu saksi kunci serangan bom bunuh diri pada sebuah pesta amal di mana Sultana (Atiqah Hasiholan), seorang putri keraton yang cantik dan mempesona, tewas terbunuh. Sultana adalah figur perempuan terpopuler di negara keempat terbesar di dunia tersebut.
Kejadian-kejadian mengejutkan tampak selalu mengikuti ke mana Jake dan Hashim melakukan penyelidikan, dan ini membuat Hashim semakin menaruh kecurigaan terhadap Jake. Namun di sebuah kesempatan, ketika mobil polisi yang ditumpangi Jake dan Hashim diserang komplotan teroris, Jake menyelamatkan nyawa Hashim. Saat itu Jake menunjukkan kemampuan memegang senjata yang tidak mungkin dimiliki oleh seseorang yang mengaku asisten dosen.
Dengan masih diliputi keraguan, Jake dan Hashim terpaksa bekerjasama. Perlahan kabut yang menghalang mereka tersibak; apakah benar, perempuan yang terbaring di kamar mayat itu Sultana?
Sementara itu, istri dan anak-anak Hashim diculik. Kejadian demi kejadian penuh ketegangan dan aksi memperkuat kerjasama Jake dan Hashim untuk membongkar apa yang terjadi.
Pertarungan semakin memanas dan puncaknya terjadi di Perayaan Waisak di Candi Borobudur, Candi Buddha terbesar di dunia yang merupakan salah satu keajaiban dunia. Di sana, keramaian festival pelepasan lampion akan menyamarkan pertukaran perhiasan dan sandera.
Kejutan terakhir menutup pertarungan antara Jake, Malik dan Hashim dengan nyawa Sultana dan kelangsungan hidup rakyat Jawa sebagai pertaruhannya. 'Java Heat' disutradarai Conor Allyn, sementara skenario dikerjakan Conor bersama Rob Allyn.
Sumber: http://hot.detik.com/movie/read/2013/02/26/140236/2180064/229/ini-sinopsis-resmi-java-heat
Film kartun tentu merupakan kesukaan anak-anak. Dulu, film kartun memang dibuat untuk dinikmati oleh anak-anak. Tapi dengan berkembangnya teknologi, terkadang film kartun yang kelihatannya lucu ternyata tidak layak untuk ditonton oleh anak-anak.
Dibawah ini adalah 7 Film Kartun yang tidak layak ditonton anak-anak:
1. Tom & Jerry
Anda pasti sudah pernah nonton Tom and jerry, Tom and Jerry adalah sebuah serial animasi Amerika Serikat hasil produksi MGM yang bercerita tentang sepasang kucing (Tom) dan tikus (Jerry) yang selalu bertengkar. Mungkin bagi orang orang lucu jika melihat aksi Tom yang selalu di kerjai oleh jerry dengan beribu akalnya, namun di balik itu banyak juga kekerasan yg ditayangkan contohnya Tom menghajar jerry menggunakan kapak, jerry menembak Tom menggunakan senapan, dll.
2. Happy Tree Friend
Meskipun tidak ditayangkan di TV Happy tree friends ada di youtube, dan jika anda pertama kali melihat tayangan ini mungkin anda akan berpikir bahwa ini hanyalah kartun komedi biasa namun setelah anda menonton pasti anda akan menemukan berbagai aksi sadis, namun ironisnya banyak anak anak yang menonton acara ini.
3. The Simpson
Meskipun tidak terlalu sadis, namun banyak juga adegan kasar dan sadis di acara ini, seperti Homer mencekik bart, lalu Homer yang selalu berbicara kotor, dan Bart yang bermain skateboard bugil. Karena hal itu banyak juga yang mencontoh hal yang diperlihatkan pada acara ini.
4. Crayon Sinchan
Mungkin acara ini sudah sering ditayangkan di TV namun seringkali kita melihat aksi kasar acara ini contohnya ketika misae menghajar sinchan hingga benjol, lalu sinchan menggoda wanita, sinchan juga sering mempertontonkan auratnya pada orang lain. Karena hal itu banyak orang orang yang meniru kenakalan bocah ini dan acara ini dianggap acara dewasa.
5. Family Guy
Family Guy adalah film seri kartun televisi yang berasal dari Amerika Serikat. Diciptakan oleh Seth MacFarlane, serial ini menceritakan tentang keluarga Griffin yang terdiri dari Peter, Lois, anak-anak mereka Chris, Meg dan Stewie dan seekor anjing yang dapat berbicara bernama Brian. Seth MacFarlane juga menyuarai Peter, Stewie dan Brian. Karena lelucon-leluconnya dianggap kontroversial, serial ini dilarang diputar di berbagai negara seperti Albania, Filipina, Israel, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Tiongkok dan Taiwan.
6. South Park
South Park adalah sebuah serial televisi kartun dari Amerika Serikat yang diciptakan dan ditulis oleh Matt Stone dan Trey Parker. Diedarkan dan ditayangkan oleh Comedy Central sejak 1997, seri ini menceritakan pengalaman empat anak Sekolah Dasar yang tinggal di suatu kota kecil di South Park, Colorado. Salah satu episodenya, berjudul Best Friends Forever, meraih Penghargaan Emmy pada tahun 2005 dalam kategori Program Animasi Terbaik. Namun kartun ini kebanyakan mengandung kata2 kasar.
7. Bernard Bear
Bernard digambarkan sebagai beruang yang tidak sempurna. Dia seekor beruang kutub yang tidak mempunyai rambut (jangan tanya mengapa itu terjadi!--tulis pembuat kredit karakter), primitif, egois, tidak peka, pembuat masalah, atau bahkan penemu (jenis baru) kekacauan itu sendiri!
Pada setiap serinya, Bernard yang primitif dikisahkan selalu tertarik pada hal-hal baru. Entah itu bidang olahraga, musik, atau jenis-jenis profesi seperti wartawan, koki, atau tukang bangunan, dan lain-lain.
Berangkat dari ketertarikannya, Bernard menjajal segala peralatan yang berkaitan dengan bidang yang menarik minatnya. Misalnya olahraga paralayang. Bernard menjajal mengenakan parasut, kacamata, dan perlengkapan lainnya, lalu mencoba terbang.
Sayang, temperamennya yang buruk menyebabkan nasibnya melulu berakhir sial. Nasib sialnya Bernard inilah yang memancing tawa siapa pun yang menonton. Termasuk anak kecil. Nah, itu yang mengkhawatirkan.
Jadi, jangan lupa untuk mendampingin anak anda saat menonton film kartun (Bagi yang punya anak) karena bisa saja kartun tersebut tidak layak ditonton anak-anak.
Sumber : http://www.ibudanbalita.com/diskusi/pertanyaan/83015/7-Film-Kartun-yang-Tak-Layak-Ditonton-Anak
Dibawah ini adalah 7 Film Kartun yang tidak layak ditonton anak-anak:
1. Tom & Jerry
Anda pasti sudah pernah nonton Tom and jerry, Tom and Jerry adalah sebuah serial animasi Amerika Serikat hasil produksi MGM yang bercerita tentang sepasang kucing (Tom) dan tikus (Jerry) yang selalu bertengkar. Mungkin bagi orang orang lucu jika melihat aksi Tom yang selalu di kerjai oleh jerry dengan beribu akalnya, namun di balik itu banyak juga kekerasan yg ditayangkan contohnya Tom menghajar jerry menggunakan kapak, jerry menembak Tom menggunakan senapan, dll.
2. Happy Tree Friend
Meskipun tidak ditayangkan di TV Happy tree friends ada di youtube, dan jika anda pertama kali melihat tayangan ini mungkin anda akan berpikir bahwa ini hanyalah kartun komedi biasa namun setelah anda menonton pasti anda akan menemukan berbagai aksi sadis, namun ironisnya banyak anak anak yang menonton acara ini.
3. The Simpson
Meskipun tidak terlalu sadis, namun banyak juga adegan kasar dan sadis di acara ini, seperti Homer mencekik bart, lalu Homer yang selalu berbicara kotor, dan Bart yang bermain skateboard bugil. Karena hal itu banyak juga yang mencontoh hal yang diperlihatkan pada acara ini.
4. Crayon Sinchan
Mungkin acara ini sudah sering ditayangkan di TV namun seringkali kita melihat aksi kasar acara ini contohnya ketika misae menghajar sinchan hingga benjol, lalu sinchan menggoda wanita, sinchan juga sering mempertontonkan auratnya pada orang lain. Karena hal itu banyak orang orang yang meniru kenakalan bocah ini dan acara ini dianggap acara dewasa.
5. Family Guy
Family Guy adalah film seri kartun televisi yang berasal dari Amerika Serikat. Diciptakan oleh Seth MacFarlane, serial ini menceritakan tentang keluarga Griffin yang terdiri dari Peter, Lois, anak-anak mereka Chris, Meg dan Stewie dan seekor anjing yang dapat berbicara bernama Brian. Seth MacFarlane juga menyuarai Peter, Stewie dan Brian. Karena lelucon-leluconnya dianggap kontroversial, serial ini dilarang diputar di berbagai negara seperti Albania, Filipina, Israel, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Tiongkok dan Taiwan.
6. South Park
South Park adalah sebuah serial televisi kartun dari Amerika Serikat yang diciptakan dan ditulis oleh Matt Stone dan Trey Parker. Diedarkan dan ditayangkan oleh Comedy Central sejak 1997, seri ini menceritakan pengalaman empat anak Sekolah Dasar yang tinggal di suatu kota kecil di South Park, Colorado. Salah satu episodenya, berjudul Best Friends Forever, meraih Penghargaan Emmy pada tahun 2005 dalam kategori Program Animasi Terbaik. Namun kartun ini kebanyakan mengandung kata2 kasar.
7. Bernard Bear
Bernard digambarkan sebagai beruang yang tidak sempurna. Dia seekor beruang kutub yang tidak mempunyai rambut (jangan tanya mengapa itu terjadi!--tulis pembuat kredit karakter), primitif, egois, tidak peka, pembuat masalah, atau bahkan penemu (jenis baru) kekacauan itu sendiri!
Pada setiap serinya, Bernard yang primitif dikisahkan selalu tertarik pada hal-hal baru. Entah itu bidang olahraga, musik, atau jenis-jenis profesi seperti wartawan, koki, atau tukang bangunan, dan lain-lain.
Berangkat dari ketertarikannya, Bernard menjajal segala peralatan yang berkaitan dengan bidang yang menarik minatnya. Misalnya olahraga paralayang. Bernard menjajal mengenakan parasut, kacamata, dan perlengkapan lainnya, lalu mencoba terbang.
Sayang, temperamennya yang buruk menyebabkan nasibnya melulu berakhir sial. Nasib sialnya Bernard inilah yang memancing tawa siapa pun yang menonton. Termasuk anak kecil. Nah, itu yang mengkhawatirkan.
Jadi, jangan lupa untuk mendampingin anak anda saat menonton film kartun (Bagi yang punya anak) karena bisa saja kartun tersebut tidak layak ditonton anak-anak.
Sumber : http://www.ibudanbalita.com/diskusi/pertanyaan/83015/7-Film-Kartun-yang-Tak-Layak-Ditonton-Anak
MTV Movie Awards 2013 disiarkan langsung pada hari Minggu (14/4/2013)
pukul 9 malam waktu setempat di Sony Pictures Studios, Culver City,
California. Siapa saja pemenangnya?
Berbagai kejutan hadir di acara penghargaan tersebut. Salah satunya kemunculan aktor Brad Pitt yang menyerahkan piala untuk Movie of the Year Award.
Sedangkan aktor cilik Quvenzhane Wallis mencatat sejarah sebagai nominator 'Breakthrough Performance' termuda tahun ini. Quvenzhane saat ini masih berusia 9 tahun dan menerima pujian untuk penampilannya dalam 'Beasts of the Southern Wild'.
Sedangkan film 'Silver Linings Playbook' berada di urutan ketiga yang paling banyak masuk nominasi. Sedangkan sang pemeran utama Jennifer Lawrence menerima lima nominasi MTV Movie Award 2013.
Penghargaan khusus dalam acara tersebut diberikan kepada Jamie Foxx (The Generation Award), Will Ferrell (Comedic Genius Award), dan Emma Watson yang akan menerima Trailblazer Award atas penampilannya di 'The Perks of Being A Wallflower'.
Berikut daftar pemenang MTV Movie Award 2013,
- Movie of the Year- The Avengers
- Best Male Performance - Bradley Cooper 'Silver Linings Playbook'
- Best Female Performance - Jennifer Lawrence 'Silver Linings Playbook'
- Breakthrough Performance - Rebel Wilson, 'Pitch Perfect'
- Best On-Screen Duo - Bradley Cooper dan Jennifer Lawrence, 'Silver Linings Playbook'
- Best Shirtless Performance - Taylor Lautner, 'The Twilight Saga: Breaking Dawn - Pt. 2'
- Best Kiss - Jennifer Lawrence dan Bradley Cooper, "Silver Linings Playbook'
- Best Fight - Robert Downey Jr., Chris Evans, Mark Ruffalo, Chris Hemsworth, Scarlett Johansson & Jeremy Renner vs. Tom Hiddelston, 'The Avengers'
- Best Villain - Tom Hiddleston, 'The Avengers'
- Best Musical Moment - Anna Kendrick, Rebel Wilson, Anna Camp, Brittany Snow, Alexis Knapp, Ester Dean & Hanna Mae Lee, 'Pitch Perfect'
- Best Hero - Bilbo Baggins (The Hobbit: An Extraordinary Journey)
Sumber : http://hot.detik.com/movie
Berbagai kejutan hadir di acara penghargaan tersebut. Salah satunya kemunculan aktor Brad Pitt yang menyerahkan piala untuk Movie of the Year Award.
Sedangkan aktor cilik Quvenzhane Wallis mencatat sejarah sebagai nominator 'Breakthrough Performance' termuda tahun ini. Quvenzhane saat ini masih berusia 9 tahun dan menerima pujian untuk penampilannya dalam 'Beasts of the Southern Wild'.
Sedangkan film 'Silver Linings Playbook' berada di urutan ketiga yang paling banyak masuk nominasi. Sedangkan sang pemeran utama Jennifer Lawrence menerima lima nominasi MTV Movie Award 2013.
Penghargaan khusus dalam acara tersebut diberikan kepada Jamie Foxx (The Generation Award), Will Ferrell (Comedic Genius Award), dan Emma Watson yang akan menerima Trailblazer Award atas penampilannya di 'The Perks of Being A Wallflower'.
Berikut daftar pemenang MTV Movie Award 2013,
- Movie of the Year- The Avengers
- Best Male Performance - Bradley Cooper 'Silver Linings Playbook'
- Best Female Performance - Jennifer Lawrence 'Silver Linings Playbook'
- Breakthrough Performance - Rebel Wilson, 'Pitch Perfect'
- Best On-Screen Duo - Bradley Cooper dan Jennifer Lawrence, 'Silver Linings Playbook'
- Best Shirtless Performance - Taylor Lautner, 'The Twilight Saga: Breaking Dawn - Pt. 2'
- Best Kiss - Jennifer Lawrence dan Bradley Cooper, "Silver Linings Playbook'
- Best Fight - Robert Downey Jr., Chris Evans, Mark Ruffalo, Chris Hemsworth, Scarlett Johansson & Jeremy Renner vs. Tom Hiddelston, 'The Avengers'
- Best Villain - Tom Hiddleston, 'The Avengers'
- Best Musical Moment - Anna Kendrick, Rebel Wilson, Anna Camp, Brittany Snow, Alexis Knapp, Ester Dean & Hanna Mae Lee, 'Pitch Perfect'
- Best Hero - Bilbo Baggins (The Hobbit: An Extraordinary Journey)
Sumber : http://hot.detik.com/movie
Di negara timur seperti Indonesia memang masih
menjunjung tinggi norma kesopanan dan adat istiadat, oleh sebab itu tak
seperti di negara barat yang memiliki kehidupan bebas Indonesia masih
menilai awam menenai sebuah ciuman. Namun jika hal tersebut terjadi di
dalam sebuah adegan film, masih kah mungkin hal tabu ini
dipermasalahkan.Tak sedikit film Indonesia yang juga menyelipkan adegan ini ke dalam tayangannya. Dan tercatat beberapa film yang dianggap paling berani menayangkan adegan ciuman ini. Berikut daftarnya :
1. Buruan Cium Gue! (2004)
Akibat adegan ciuman yang dilakoni Masayu Anastasia dan Hengky Kurniawan dalam film BURUAN CIUM GUE!Raam Punjabi resmi menarik film yang dikembangkan berdasar serial ABG ini dari peredaran setelah melakukan perundingan dengan AA Gym. Namun kemudian kembali dirilis dengan judul SATU KECUPAN pada Maret 2005.2. Eiffel... I'm In Love (2003)
Diadaptasi dari sebuah novel teenlit best seller, EIFFEL... I'M IN LOVE sukses menyedot 3 juta penonton pada tahun perilisannya.
Dalam film arahan mendiang Nasri Cheppy ini ada adegan ciuman bibir antaraShandy Auliadan Samuel Rizal berlatarkan menara Eiffel. Ciuman romantis tersebut sempat menjadi bahan pembicaraan meski tak sampai ditarik atau alami kontroversi.
3. Fiksi. (2008)
FIKSI adalah thriller yang mendapat predikat sebagai film terbaik di ajang FFI 2008. Sebuah adegan ciuman cukup berani dan penuh nafsu dilakukan oleh Donny Alamsyah dan Ladya Cherryl, dua bintang utama dalam film ini.
4. Kala (2007)
Film yang disutradarai oleh Joko Anwar ini memang tak begitu bagus dalam penjualan. Namun film ini memiliki keunggulan cerita yang jarang dimiliki film-film Indonesia lain hingga kini. Ada adegan ciuman dalam film yang terbilang cukup lama. Yakni ciuman yang dilakoni oleh Shanty dan Fachri Albar.
5. Heart (2006)
Film ini menjadi sejarah baru perfilman Indonesia. Kesuksesan filmnya berbuntut pada kisah cinta para pemain, Acha Septriasa dan Irwansyah. Meski pada akhirnya keduanya tak berjodoh.
6. Arisan! (2003)
ARISAN! adalah film kontroversial. Selain tema yang terbilang berani pada jamannya, juga ada adegan ciuman sesama jenis yang dilakukan Tora Sudiro dan Surya Saputra.
7. Radit dan Jani (2008)
Film arahan Upi ini dibintangi oleh Fahrani danVino G Bastian. Lewat film ini, dua bintang utamanya sukses mendapat penghargaan dari ajang FFI 2008.
8. Gara-Gara Bola (2008)
Dalam film komedi satu ini ada adegan cukup memorable, yakni ketika Laura Basuki melakukan adegan ciuman panas dengan Junot. Berkat aktingnya dalam film ini Laura Basuki diganjar penghargaan pendatang baru terbaik dalam Indonesia Movie Awards 2008.
9. Romeo Juliet (2009)
ROMEO JULIET berkisah tentang cinta sepasang anak manusia yang terhalang akibat permusuhan pendukung bola masing-masing kota. Yakni permusuhan antara The Jack dan Viking. Dalam film ini ada sebuah adegan ciuman yang cukup panas. Ciuman itu dilakukan oleh Edo Borne dan Sissy Prescillia dalam kondisi rindu setelah lama tak bertemu.
Sumber : http://gejuk.blogspot.com/2012/09/9-film-indonesia-dengan-ciuman-hot.html
Roger Ebert, kritikus film paling terkenal dan menjadi jurnalis pertama
yang memenangkan Pulitzer Prize untuk kritik film, meninggal dunia,
Kamis (4/4), di usia ke-70.
Ebert, yang bekerja sebagai kritikus film untuk Chicago Sun-Times sejak 1967, meninggal dunia di Rehabilitation Institute of Chicago, kata kantornya. Padahal, sehari sebelumnya, ia mengumumkan di blognya bahwa ia sedang menjalani perawatan radiasi setelah kankernya kumat.
Penulis film paling terkenal Amerika “menulis dengan gairah melalui pengetahuan film dan sejarah film, dan dengan melakukan itu, ia membantu banya film menemukan penonton mereka,” kata sutradara Steven Spielberg. Kematiannya “hampir mengakhiri sebuah era, dan kini balkon itu ditutup untuk selamanya.”
Ebert tak memiliki teori-teori besar atau agenda-agenda khusus, tapi jutaan orang mengenal pria tambun dengan rambut bergelombang dan kacamata berbingkai tanduk, yang sedang mengobrol. Yang palign penting, mereka juga mengikuti jempolnya—menunjuk ke atas atau ke bawah. Itulah logo utama acara televisi yang dibawakan Ebert, yang pernah didampingi Gene Siskel, pesaingnya dari Chicago Tribune dan –setelah Siskel meninggal dunia pada 1999—ia ditemani koleganya dari Sun-Times Richard Roeper.
Di televisi, Ebert dan Siskel kerap bertengkar layaknya pasangan tua dan secara terbuka menyerang satu sama lain. Bagi penonton yang kesulitan membedakan mereka, Ebert dikenal sebagai yang gemuk berkacamata, dan Siskel sebagai yang kurus dan botak.
"Saya telah menonton begitu banyak film dan lupa sebagian besarnya. Tapi saya mengingat film-film yang pantas dikenang, dan mereka semua ada di tempat yang sama dalam pikiran saya,” Ebert menulis dalam memoirnya Life Itself pada 2011.
Ia digoda selama bertahun-tahun karena berat tubuhnya, Namun, candaan itu tiba-tiba berhenti ketika Ebert kehilangan sebagian dari dagunya, kemampuan berbicara, makan dan minum setelah operasi kanker 2006. Ia pulih dari masalah kesehatannya untuk mulai kembali menulis secara penuh dan bahkan pada akhirnya kembali ke televisi. Selain bekerja untuk Sun-Times, Ebert menjadi pengguna sosial media yang rajin, berhubungan dengan para penggemar di Facebook dan Twitter.
Pada awal 2011, Ebert meluncurkan acara baru, “Ebert Presents At the Movies." Acara ini memiliki banyak presenter, tapi Ebert memiliki segmen sendiri, “Roger's Office." Ia menggunakan dagu palsu dan memakai tamu pengisi suara untuk membacakan review-nya.
Meskipun yang lain menyebut Ebert inspirasi yang berani, ia mengatakan kepada The Associated Press dalam sebuah email, Januari 2011 bahwa keberanian dan keteguhan hati “tak ada hubungannya dengan hal itu.”
“Anda memainkan kartu yang Anda kocok,” tulis Ebert. “Apa pilihan Anda? Saya tak punya duka. Saya menikmati hidup, dan mengapa saya harus mengeluh?”
Ebert menjadi tenaga paruh waktu Sun-Times pada 1966 sementara ia kuliah di University of Chicago dan mendapatkan tugas me-review pada tahun berikutnya. Tinjuan-tinjauannya pada akhirnya disindikasikan ke beratus-ratus koran, dikumpulkan dalam buku-buku dan diulang-ulang di banyak laman, yang menjadikannya salah satu kritikus film paling berpengaruh di Amerika bahkan tanpa ketenarannya di televisi.
Pulitzer 1975-nya untuk kritik film adalah yang pertama, dan satu dari hanya tiga, yang diberikan kepada kritikus film sejak kategori itu diciptakan pada 1970. Pada 2005, ia menerima penghargaan lain ketika menjadi kritik pertama yang menerima bintang di Hollywood Walk of Fame. Gayanya yang riang, juga pengetahuannya tentang teknik film dan sisi bisnis industri ini membuatnya meraih keberhasilan yang nyaris instan.
Ia kemudian mulai mewawancarai dan membuat profil aktor-aktor dan sutradara terkenal, di samping kritik film—merayakan legenda-legenda semacam Alfred Hitchcock, John Wayne dan Robert Mitchum dan memberikan kata-kata dorongan untuk Martin Scorsese yang waktu itu menjadi pendatang baru.
Pada 1969, ia mengambil cuti di Sun-Times untuk menulis skenario Beyond the Valley of the Dolls. Film ini mendapat rating "X" dan menjadi film cult.
Pada 2010, Ebert menulis bahwa ia tidak takut mati karena ia tidak percaya ada sesuatu “di balik kematian yang harus ditakutkan.”
“Saya adalah konten yang sempurna sebelum lahir, dan saya rasa kematian adalah keadaan yang sama,” tulisnya. “Saya bersyukur dengan segala berkah kecerdasan, cinta, keajaiban dan tawa. Anda tidak bisa bilang itu tidak menarik.”
Sumber : http://www.shnews.co/detile-17331-roger-ebert-meninggal-dunia.html
Ebert, yang bekerja sebagai kritikus film untuk Chicago Sun-Times sejak 1967, meninggal dunia di Rehabilitation Institute of Chicago, kata kantornya. Padahal, sehari sebelumnya, ia mengumumkan di blognya bahwa ia sedang menjalani perawatan radiasi setelah kankernya kumat.
Penulis film paling terkenal Amerika “menulis dengan gairah melalui pengetahuan film dan sejarah film, dan dengan melakukan itu, ia membantu banya film menemukan penonton mereka,” kata sutradara Steven Spielberg. Kematiannya “hampir mengakhiri sebuah era, dan kini balkon itu ditutup untuk selamanya.”
Ebert tak memiliki teori-teori besar atau agenda-agenda khusus, tapi jutaan orang mengenal pria tambun dengan rambut bergelombang dan kacamata berbingkai tanduk, yang sedang mengobrol. Yang palign penting, mereka juga mengikuti jempolnya—menunjuk ke atas atau ke bawah. Itulah logo utama acara televisi yang dibawakan Ebert, yang pernah didampingi Gene Siskel, pesaingnya dari Chicago Tribune dan –setelah Siskel meninggal dunia pada 1999—ia ditemani koleganya dari Sun-Times Richard Roeper.
Di televisi, Ebert dan Siskel kerap bertengkar layaknya pasangan tua dan secara terbuka menyerang satu sama lain. Bagi penonton yang kesulitan membedakan mereka, Ebert dikenal sebagai yang gemuk berkacamata, dan Siskel sebagai yang kurus dan botak.
"Saya telah menonton begitu banyak film dan lupa sebagian besarnya. Tapi saya mengingat film-film yang pantas dikenang, dan mereka semua ada di tempat yang sama dalam pikiran saya,” Ebert menulis dalam memoirnya Life Itself pada 2011.
Ia digoda selama bertahun-tahun karena berat tubuhnya, Namun, candaan itu tiba-tiba berhenti ketika Ebert kehilangan sebagian dari dagunya, kemampuan berbicara, makan dan minum setelah operasi kanker 2006. Ia pulih dari masalah kesehatannya untuk mulai kembali menulis secara penuh dan bahkan pada akhirnya kembali ke televisi. Selain bekerja untuk Sun-Times, Ebert menjadi pengguna sosial media yang rajin, berhubungan dengan para penggemar di Facebook dan Twitter.
Pada awal 2011, Ebert meluncurkan acara baru, “Ebert Presents At the Movies." Acara ini memiliki banyak presenter, tapi Ebert memiliki segmen sendiri, “Roger's Office." Ia menggunakan dagu palsu dan memakai tamu pengisi suara untuk membacakan review-nya.
Meskipun yang lain menyebut Ebert inspirasi yang berani, ia mengatakan kepada The Associated Press dalam sebuah email, Januari 2011 bahwa keberanian dan keteguhan hati “tak ada hubungannya dengan hal itu.”
“Anda memainkan kartu yang Anda kocok,” tulis Ebert. “Apa pilihan Anda? Saya tak punya duka. Saya menikmati hidup, dan mengapa saya harus mengeluh?”
Ebert menjadi tenaga paruh waktu Sun-Times pada 1966 sementara ia kuliah di University of Chicago dan mendapatkan tugas me-review pada tahun berikutnya. Tinjuan-tinjauannya pada akhirnya disindikasikan ke beratus-ratus koran, dikumpulkan dalam buku-buku dan diulang-ulang di banyak laman, yang menjadikannya salah satu kritikus film paling berpengaruh di Amerika bahkan tanpa ketenarannya di televisi.
Pulitzer 1975-nya untuk kritik film adalah yang pertama, dan satu dari hanya tiga, yang diberikan kepada kritikus film sejak kategori itu diciptakan pada 1970. Pada 2005, ia menerima penghargaan lain ketika menjadi kritik pertama yang menerima bintang di Hollywood Walk of Fame. Gayanya yang riang, juga pengetahuannya tentang teknik film dan sisi bisnis industri ini membuatnya meraih keberhasilan yang nyaris instan.
Ia kemudian mulai mewawancarai dan membuat profil aktor-aktor dan sutradara terkenal, di samping kritik film—merayakan legenda-legenda semacam Alfred Hitchcock, John Wayne dan Robert Mitchum dan memberikan kata-kata dorongan untuk Martin Scorsese yang waktu itu menjadi pendatang baru.
Pada 1969, ia mengambil cuti di Sun-Times untuk menulis skenario Beyond the Valley of the Dolls. Film ini mendapat rating "X" dan menjadi film cult.
Pada 2010, Ebert menulis bahwa ia tidak takut mati karena ia tidak percaya ada sesuatu “di balik kematian yang harus ditakutkan.”
“Saya adalah konten yang sempurna sebelum lahir, dan saya rasa kematian adalah keadaan yang sama,” tulisnya. “Saya bersyukur dengan segala berkah kecerdasan, cinta, keajaiban dan tawa. Anda tidak bisa bilang itu tidak menarik.”
Sumber : http://www.shnews.co/detile-17331-roger-ebert-meninggal-dunia.html

















